Pertamina dan PAL Jaya Jajaki Limbah FOG Jadi Bahan Baku Biofuel

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Jumat, 16 Oktober 2026 08:09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina dan PAL Jaya Jajaki Limbah FOG Jadi Bahan Baku Biofuel

OTOMOTIFMEDIA.COM - Pertamina dan Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah Jaya (PAL Jaya) menjajaki pemanfaatan limbah lemak, minyak, dan gemuk atau Fat, Oil, and Grease (FOG) sebagai bahan baku biofuel, termasuk Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bahan bakar penerbangan berkelanjutan.

 

Penjajakan ini membuka peluang pemanfaatan limbah yang selama ini perlu dikelola menjadi sumber daya alternatif untuk sektor energi. 

 

Kedua pihak menandai kerja sama tersebut melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Balai Agung, Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026.

 

MoU ditandatangani Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza dan Direktur Utama PAL Jaya Untung Suryadi. 

 

Kesepakatan ini menjadi langkah awal untuk mengkaji potensi FOG yang dihasilkan dan/atau dikelola PAL Jaya sebagai bahan baku alternatif pengembangan biofuel.

 

Bagi sektor energi, pendekatan ini membuka peluang menghubungkan pengelolaan limbah dengan produksi bahan bakar. 

 

Salah satu potensi yang dijajaki adalah SAF, bahan bakar penerbangan berkelanjutan yang menjadi bagian dari upaya pengembangan energi dengan emisi karbon lebih rendah.

 

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, mengatakan penjajakan tersebut merupakan bagian dari langkah perusahaan dalam mendorong transisi energi.

 

“Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bagian dari inisiatif Pertamina menuju transisi energi bersih, sekaligus mendukung upaya pencapaian target emisi rendah karbon secara berkelanjutan,” ujar Oki.

 

Bagi Pertamina, penjajakan dengan PAL Jaya merupakan bagian dari pengembangan bisnis rendah karbon melalui optimalisasi sumber daya alternatif. 

 

Konsep waste to energy atau pengolahan limbah menjadi energi menjadi pendekatan untuk mengidentifikasi bahan baku yang berpotensi memiliki nilai tambah.

 

Melalui prinsip ekonomi sirkular, limbah tidak hanya dipandang sebagai sesuatu yang harus dikelola, tetapi juga sebagai sumber daya yang berpeluang dimanfaatkan kembali. 

 

Dalam kerja sama ini, FOG akan dikaji lebih lanjut untuk mengetahui potensinya sebagai bahan baku biofuel.

 

Meski demikian, pemanfaatan FOG tersebut masih berada pada tahap penjajakan. Hasil kajian akan menjadi dasar bagi Pertamina dan PAL Jaya untuk mengidentifikasi peluang kerja sama lanjutan serta menentukan langkah pengembangan berikutnya.

Berita Terkait

Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Ini Daftar BBM Terbaru Pertamina Danamon dan Adira Finance Tebar Promo Kredit Motor Sampai Tukar Tambah di IIMS 2026 Jadi Ikon Fashion dan Gaya Hidup Anak Muda, Vespa LX Terbaru Dibekali Mesin I-Get 150cc Lebih Powerfull
Berita ini 11 kali dibaca