OTOMOTIFMEDIA.COM - Harley-Davidson mengubah strategi balapnya mulai 2027 dengan membagi program kompetisi menjadi dua jalur.
Jalur tersebut yakni Premier Racing yang berfokus pada ajang balap papan atas dan Grassroots Racing untuk membuka akses kompetisi yang lebih luas bagi pengendara.
Perubahan ini membuat FIM Harley-Davidson Bagger World Cup menjadi fokus utama Harley-Davidson di level balap premier.
Setelah menjalani musim perdana, kejuaraan tersebut akan diperluas dengan tambahan tim, pebalap, serta jumlah balapan mulai 2027.
Di sisi lain, Harley-Davidson juga akan mengembangkan program Grassroots Racing yang ditujukan untuk menghadirkan kesempatan balap bagi pengendara dengan berbagai tingkat pengalaman dan disiplin.
“Strategi balap baru kami menginspirasi semua orang untuk berkendara dengan menempatkan sepeda motor Harley-Davidson tercepat di panggung terbesar, sekaligus menghadirkan daya saing yang sama kepada audiens yang lebih luas melalui program grassroots kami,” kata Artie Starrs, President dan CEO Harley-Davidson.
Harley-Davidson menilai musim perdana FIM Harley-Davidson Bagger World Cup memberikan fondasi kuat untuk pengembangan kompetisi tersebut.
Pada musim pertama, kejuaraan ini mencatat lima pemenang berbeda. Seluruh tim juga berhasil meraih podium, sementara persaingan gelar juara baru ditentukan hingga seri terakhir.
“Namun, yang paling saya banggakan adalah bagaimana tim, pebalap, mitra, dealer, dan seluruh komunitas Harley-Davidson bersatu mendukung kejuaraan ini dan membantu mewujudkannya di seluruh dunia. Ini baru garis start,” ujar Jeffrey Schuessler, Director – Global Racing Programs, Harley-Davidson.
Bagger World Cup juga akan digunakan sebagai wadah pengembangan teknologi dan performa Harley-Davidson.
Data serta pengalaman yang diperoleh dari lintasan balap akan menjadi bagian dari pengembangan sepeda motor berikutnya, termasuk produk performa Screamin' Eagle yang berasal dari teknologi balap.
“Screamin’ Eagle adalah tempat teknologi Harley-Davidson bertemu dengan upaya tanpa henti untuk mengejar performa. Mengambil pelajaran dari lintasan dan menghadirkan produk performa terkait kepada para pengendara semakin menegaskan pentingnya strategi balap yang telah kami kembangkan,” kata Bryan Niketh, Chief Operations Officer, Harley-Davidson.
Detail mengenai susunan tim, pebalap, dan jadwal Bagger World Cup 2027 akan diumumkan Harley-Davidson dalam beberapa bulan mendatang.
Harley-Davidson Tinggalkan Factory Racing di King of the Baggers
Harley-Davidson akan mengakhiri keterlibatan Factory Racing dan dukungan tim resminya di MotoAmerica King of the Baggers setelah musim 2026 berakhir.
Keputusan ini menandai berakhirnya salah satu periode penting Harley-Davidson di kompetisi King of the Baggers.
Selama enam musim, kategori tersebut berkembang menjadi salah satu panggung balap bagger yang menarik perhatian penggemar.
Harley-Davidson Factory Racing berhasil merebut tiga dari enam gelar juara nasional yang tersedia.
Salah satu pebalapnya, Kyle Wyman, juga tercatat sebagai pebalap paling sukses dalam sejarah kategori tersebut dengan 27 kemenangan individu.
"Kami sangat bangga dengan apa yang telah dicapai Harley-Davidson Factory Racing, para pebalap, karyawan, tim yang kami dukung, serta para mitra. Kesuksesan tersebut dibangun melalui komitmen dan kemampuan teknis dari orang-orang luar biasa, ditambah dukungan para penggemar,” kata Jason Kehl, Technical Director dan Team Principal Harley-Davidson Factory Racing.
Meski meninggalkan dukungan Factory Racing di King of the Baggers, Harley-Davidson tidak sepenuhnya meninggalkan warisan teknis yang dibangun dari ajang tersebut.







