Perkuat Basis EV di Indonesia, Geely EX2 Dirakit Lokal dengan TKDN 46,5%

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Rabu, 21 Januari 2026 09:19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkuat Basis EV di Indonesia, Geely EX2 Dirakit Lokal dengan TKDN 46,5%

Otomotifmedia.com - Geely Auto Indonesia resmi memulai perakitan lokal Geely EX2, yang kini menjadi kendaraan ketiga dalam jajaran produksi lokal Geely di Indonesia.

Setelah menyelesaikan trial production pada Mei 2025, Geely memperluas aktivitas manufakturnya dengan melanjutkan perakitan Starray EM-i pada September, dilanjutkan dengan Geely EX5.

Melalui kapasitas produksi hingga 60 unit per hari, kolaborasi strategis bersama PT Handal Indonesia Motor (HIM) menegaskan komitmen jangka panjang Geely untuk memperkuat fondasi industri otomotif nasional serta keyakinannya terhadap potensi Indonesia sebagai pasar utama di kawasan Asia Tenggara.

“Sejak program pre-booking dibuka pada November 2025, Geely EX2 mendapatkan respons yang sangat positif dengan lebih dari 1.000 SPK. Dalam waktu dekat kami akan mengumumkan harga resmi untuk pasar Indonesia. Melalui strategi lokalisasi dengan kandungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 46,5%, kami siap menjawab permintaan konsumen dengan menghadirkan produk berkualitas global yang dirakit secara lokal,” ujar Wu Chuxing, CEO Geely Auto Indonesia.
 
Komitmen Geely Perkuat Ekosistem Industri Otomotif Lokal Tidak hanya melakukan perakitan lokal, Geely juga memperkuat fondasi industri kendaraan listrik di Indonesia melalui peningkatan kapabilitas manufaktur dan kolaborasi di sektor komponen utama.
 
Kemitraan dengan manufaktur lokal Gotion dalam pemasokan battery cell untuk Geely EX2 menjadi langkah penting dalam pengembangan industri baterai di Indonesia.
 
Kolaborasi ini sekaligus membentuk value chain yang lebih kuat dan berkelanjutan.
 
Dari sisi keamanan, baterai Geely EX2 mengusung teknologi Cell-to-Pack (CTP) yang dilengkapi Geely Battery Safety System dan sistem pendingin berbasis cairan.
 
Seluruh standar keselamatan dan sertifikasi tetap mengacu pada protokol global Geely untuk memastikan tingkat keamanan tertinggi bagi konsumen.
 
Di lini produksi, strategi penguatan manufaktur diwujudkan melalui pelatihan teknis intensif, knowledge sharing, dan pendampingan dari tim global Geely kepada karyawan lokal.
 
Kualitas perakitan dijaga lewat penerapan Geely Manufacturing Enterprise System (GMES) untuk memastikan konsistensi di setiap tahap produksi, sementara setiap unit Geely EX2 menjalani serangkaian pengujian ketat guna memvalidasi performa advanced driver assistance system (ADAS) dalam berbagai skenario berkendara.
 
Melalui komitmen perakitan lokal ini, Geely berkontribusi pada transfer teknologi, peningkatan kompetensi manufaktur, serta pemenuhan TKDN yang memperkuat daya saing industri otomotif Indonesia dan sejalan dengan arah kebijakan pemerintah di sektor kendaraan listrik.
 
Geely EX2 menjadi model terbaru Geely yang segera diluncurkan di pasar Indonesia.
 
Model ini sebelumnya diperkenalkan dalam versi left-hand drive (LHD) dengan nama Geely Xingyuan.
 
Sepanjang 2025, model tersebut telah mencatat penjualan lebih dari 465 ribu unit di Tiongkok.
 
Pencapaian tersebut mencerminkan bagaimana desain, efisiensi, dan teknologi Geely EX2 mampu menjawab kebutuhan masyarakat urban modern di Indonesia.
 

Berita Terkait

Geely Buka Hitung-hitungan Biaya Pakai EX5 dan Starray EM-i, Servis Mulai Rp120 Ribuan Geely Gandakan Produksi EX2 di Indonesia, Inden Kini Tinggal Sebulan Geely EX2 Debut di Jakarta Fair 2026, Mobil Listrik Rp239 Jutaan dengan Jarak Tempuh Hampir 400 Km Geely Bidik Konsumen Urban Surabaya, EX2 Dijual Mulai Rp248 Jutaan Geely Tambah Dua Diler Baru di Jabodetabek, Target 80 Jaringan Nasional Makin Dekat TKDN Tembus 71.85%, Hino Fokus Penguatan Kapasitas Produksi Dalam Negeri Dibekali Mesin 4.778 cc EURO 4, Isuzu ELF Refrigerator Jadi Perhatian di GIICOMVEC 2026 Digelar 8 Sampai 11 April 2026, GIICOMVEC Kedatangan 3 Brand Kendaraan Niaga Baru
Berita ini 155 kali dibaca