OTOMOTIFMEDIA.COM – GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi berakhir pada Minggu, 9 Agustus 2026, dengan mencatat 496.378 pengunjung selama 11 hari penyelenggaraan.
Tak hanya ramai, pameran otomotif terbesar di Indonesia ini juga mencatat peningkatan aktivitas test drive hingga 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Digelar di ICE BSD City, Tangerang, sejak 30 Juli 2026, GIIAS ke-33 menghadirkan lebih dari 65 merek otomotif global yang terdiri dari 43 merek mobil penumpang, 7 merek kendaraan niaga, 13 merek sepeda motor, dan 5 perusahaan karoseri.
Pameran tahun ini juga menjadi panggung peluncuran 37 kendaraan baru, membuat pengunjung memiliki lebih banyak alasan untuk menghabiskan waktu di area pameran.
Data penyelenggara menunjukkan rata-rata pengunjung berada di area GIIAS 2026 hingga 5 jam. Sementara aktivitas test drive menembus lebih dari 26.000 trip, naik sekitar 30 persen dibandingkan catatan tahun lalu.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, mengatakan peningkatan durasi kunjungan menjadi salah satu catatan penting dalam penyelenggaraan tahun ini.
“Kehadiran pilihan merek yang semakin banyak dan lengkap, serta 37 kendaraan baru yang diluncurkan pada GIIAS kali ini, mendorong pengunjung menghabiskan waktu lebih lama, sehingga seluruh merek memiliki kesempatan yang sama luasnya untuk disapa dan dikunjungi. Meski demikian, aspek kenyamanan dan keselamatan pengunjung tetap menjadi fokus utama kami,” kata Anton.
65 Merek Ramaikan GIIAS 2026
Dari total peserta yang hadir, segmen mobil penumpang menjadi salah satu magnet utama GIIAS 2026 dengan kehadiran 43 merek.
Daftar tersebut mencakup Aletra, Audi, BAIC, BAW, BMW, BYD, Changan, Chery, Citroën, Daihatsu, DFSK, Ford, GAC Indonesia, Geely, GWM, Honda, Hyundai, iCar, Jaecoo, Jeep, Jetour, KIA, Leapmotor, Lepas, Lexus, Maxus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Polytron, Subaru, Suzuki, Solarky, Toyota, VinFast, Volkswagen, Volvo, Wuling, Xpeng, dan Zeekr.
Untuk kendaraan niaga, tujuh merek turut ambil bagian, yakni DFSK, Farizon, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, SAG, dan UD Trucks.
Sementara itu, sektor roda dua diisi 13 merek, antara lain Alva, Astra Honda Motor, BMW Motorrad, Can-Am, Exotic, Harley-Davidson, Kupprum, NUV, Pacific e-bike, Polytron, Royal Enfield, Scomadi, dan Triumph.
Lima perusahaan karoseri juga memperkuat pameran, yakni Adiputro, Laksana, New Armada, Piala Mas, dan Tentrem.
Selain produk kendaraan, lebih dari 150 merek industri pendukung ikut ambil bagian dengan membawa produk serta teknologi terbaru.
Test Drive Jadi Salah Satu Magnet Terkuat
Ramainya pengunjung tidak hanya terlihat dari kepadatan booth.
Area test drive justru menjadi salah satu indikator tingginya ketertarikan masyarakat terhadap kendaraan baru yang dipamerkan.
Sepanjang GIIAS 2026, tercatat lebih dari 26.000 trip test drive dilakukan pengunjung. Angka tersebut meningkat sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kehadiran semakin banyak model baru membuat pengunjung tidak sekadar melihat kendaraan dari balik pembatas booth, tetapi juga berkesempatan merasakan langsung performa dan teknologi yang ditawarkan.
Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, menilai antusiasme tersebut menunjukkan bahwa industri otomotif masih memiliki daya tarik kuat di mata masyarakat Indonesia.
“Tidak lupa kami juga mengucapkan terima kasih atas antusiasme luar biasa dari masyarakat yang terus memadati area pameran selama 11 hari pelaksanaan pameran, hal tersebut tentu menjadi bukti industri otomotif Indonesia punya tempat tersendiri dihati publik, dan tentunya menjadi dorongan yang dibutuhkan untuk terus berkembang,” ujar Putu.
GAIKINDO: GIIAS Bukan Sekadar Pameran
Menurut GAIKINDO, GIIAS juga menjadi ruang pertemuan antara industri dan pemerintah untuk membahas berbagai isu strategis yang memengaruhi perkembangan sektor otomotif nasional.
Sejumlah pejabat negara turut mengunjungi pameran, termasuk Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan, serta Ketua Umum KADIN Anindya Bakrie.
“Kehadiran dan dukungan langsung dari jajaran pemerintah menjadi sinyal positif yang sangat berharga bagi kepastian iklim usaha dan perkembangan industri otomotif nasional,” ucap Putu.
Menurut Putu, kunjungan pemerintah juga menjadi kesempatan bagi GAIKINDO untuk menyampaikan sejumlah isu penting yang dihadapi industri sekaligus memperoleh arahan untuk menjaga keberlanjutan dan daya saing pasar otomotif nasional.
GAIKINDO pun optimistis tingginya aktivitas selama GIIAS 2026 memberikan dampak positif terhadap pasar otomotif Indonesia.
“Kami juga berharap pencapaian ini dapat memenuhi ekspektasi seluruh pihak, mulai dari sponsor hingga partner, sehingga menjadi catatan positif bagi pertumbuhan industri otomotif nasional,” ujar Anton.
GIIAS 2026 Lanjut ke Surabaya hingga Makassar
Berakhirnya GIIAS 2026 di ICE BSD City bukan menjadi akhir rangkaian pameran tahun ini.
GAIKINDO akan membawa GIIAS The Series 2026 ke sejumlah kota besar di Indonesia. GIIAS Surabaya menjadi kota berikutnya dan akan berlangsung pada 26-30 Agustus 2026 di Grand City Convex.
Setelah itu, GIIAS berlanjut ke Bandung pada 9-13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom, kemudian Semarang pada 30 September-4 Oktober 2026 di Muladi Dome.
Rangkaian GIIAS 2026 selanjutnya ditutup di Makassar pada 28 Oktober-1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.
GAIKINDO juga memperluas cakupan pameran dengan menambahkan Bali sebagai destinasi baru. GIIAS Balidijadwalkan berlangsung pada 27-31 Januari 2027 di The Meru Sanur.







