OTOMOTIFMEDIA.COM – Mesin turbo pada Mitsubishi Destinator ternyata tidak membutuhkan perlakuan serumit yang selama ini kerap dibayangkan pemilik mobil.
Meski mengandalkan turbocharger, perawatannya pada dasarnya tetap mengikuti prinsip dasar mesin pembakaran internal, dengan perhatian lebih pada kualitas oli, bahan bakar, pasokan udara, dan kondisi mesin.
Mitsubishi Destinator menggunakan mesin 4B40 1.500 cc MIVEC turbo yang dipadukan dengan water-cooled intercooler.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 163 PS dan torsi maksimum 250 Nm.
Kombinasi ini membuat Destinator menawarkan respons mesin yang gesit sekaligus efisiensi untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Menariknya, anggapan bahwa mesin turbo harus selalu didiamkan beberapa saat sebelum mesin dimatikan juga tidak lagi berlaku pada Destinator.
Sistem pendingin turbo dengan prinsip water-to-air membantu menjaga temperatur udara yang telah dimampatkan sebelum masuk ke mesin.
Dengan sistem tersebut, mesin Destinator dapat dimatikan tanpa harus menunggu turbo kembali dingin seperti anggapan yang umum berkembang pada mesin turbo generasi lama.
Meski demikian, bukan berarti pemilik bisa mengabaikan perawatan.
Ada sejumlah kebiasaan sederhana yang penting diperhatikan agar performa mesin turbo tetap optimal.
1. Jangan Telat Ganti Oli
Oli menjadi salah satu komponen penting dalam menjaga kesehatan mesin turbo.
Pelumas tidak hanya bekerja pada komponen internal mesin, tetapi juga berperan penting dalam melumasi bagian-bagian turbocharger.
Karena itu, pemilik Mitsubishi Destinator sebaiknya mengikuti jadwal penggantian oli dan menggunakan spesifikasi pelumas yang direkomendasikan.
Jangan menunda penggantian oli hanya karena mobil masih terasa normal.
Kualitas oli yang menurun dapat memengaruhi kemampuan pelumas dalam melindungi komponen mesin dan turbo.
2. Gunakan Bahan Bakar Sesuai Rekomendasi
Mesin turbo membutuhkan bahan bakar dengan kualitas yang sesuai agar proses pembakaran berlangsung optimal.
Untuk Mitsubishi Destinator, bahan bakar yang direkomendasikan memiliki RON 95.
Penggunaan bahan bakar sesuai spesifikasi membantu menjaga performa mesin, membuat kerja mesin lebih halus, sekaligus mendukung efisiensi konsumsi bahan bakar.
Jadi, mengejar harga bahan bakar yang lebih murah tetapi tidak sesuai rekomendasi bukan pilihan ideal jika ingin menjaga performa mesin turbo dalam jangka panjang.
3. Jangan Abaikan Filter Udara
Turbocharger bekerja dengan memanfaatkan udara untuk membantu menghasilkan tenaga.
Karena itu, kualitas dan kelancaran pasokan udara menuju mesin ikut menentukan performanya.
Filter udara yang kotor dapat menghambat aliran udara. Pemilik Destinator sebaiknya memastikan kondisi saringan udara tetap bersih dan melakukan pemeriksaan sesuai jadwal perawatan.
Komponen yang terlihat sederhana ini memiliki peran penting karena sistem turbo membutuhkan suplai udara yang optimal untuk bekerja sebagaimana mestinya.
4. Mesin Lama Tak Dipakai? Pastikan Oli Bersirkulasi
Jika Mitsubishi Destinator tidak digunakan dalam waktu cukup lama, pemilik disarankan melakukan pemanasan mesin sebelum kembali digunakan.
Tujuannya memastikan oli kembali bersirkulasi sehingga komponen internal mesin dan turbo mendapatkan pelumasan dengan baik.
Namun, pemanasan mesin sebaiknya dilakukan secara wajar dan tidak perlu terlalu lama.
Setelah kondisi mesin siap, kendaraan dapat digunakan dengan berkendara secara normal.
Perawatan Turbo Destinator Tetap Bisa Dilakukan di Bengkel Resmi
Pada akhirnya, merawat Mitsubishi Destinator bermesin turbo tidak harus menjadi pekerjaan yang merepotkan.
Pemilik cukup disiplin menjalankan perawatan berkala dan memperhatikan beberapa komponen penting.
Mulai dari oli mesin, bahan bakar, filter udara hingga sirkulasi pelumas, seluruhnya berperan menjaga performa mesin 1.500 cc turbo tersebut.
Untuk memastikan pemeriksaan dilakukan sesuai standar dan prosedur pabrikan, pemilik Mitsubishi Destinator juga disarankan melakukan servis berkala di bengkel resmi Mitsubishi Motors.







