Suzuki e-Sky Jadi Kei-car EV Termurah Jepang, Pakai Baterai BYD

Penulis - | Editor - Dicky Kurniawan

Sabtu, 17 Oktober 2026 08:04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suzuki e-Sky Jadi Kei-car EV Termurah Jepang, Pakai Baterai BYD

OTOMOTIFMEDIA.COM - Suzuki meluncurkan e-Sky, mobil listrik mungil pertama mereka di segmen kei-car Jepang, dengan harga mulai 2,12 juta yen atau sekitar Rp212 juta. 

 

Mengandalkan baterai LFP dari BYD, mobil listrik ini menawarkan jarak tempuh hingga 310 kilometer berdasarkan pengujian WLTP dan diposisikan sebagai kei-car EV paling terjangkau di Jepang.

 

Kehadiran e-Sky menjadi langkah penting bagi Suzuki yang selama ini kuat di pasar kei-car bermesin bensin. 

 

Strategi harga agresif dan penggunaan teknologi baterai BYD menjadi modal untuk bersaing di pasar mobil listrik perkotaan Jepang.

 

Melansir laman Carnewschina, Suzuki mengembangkan e-Sky menggunakan platform khusus kendaraan listrik dan sistem penggerak e-Axle. 

 

Sumber energinya berasal dari baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh.

 

Sebagai pembanding, BYD Racco versi dasar memakai baterai LFP 22,4 kWh dengan jarak tempuh 210 kilometer berdasarkan standar WLTC. 

 

Varian lebih tinggi menggunakan baterai 35,84 kWh dengan jarak tempuh hingga 320 kilometer berdasarkan standar yang sama.

 

Perbedaan angka jarak tempuh tersebut perlu dibaca dengan mempertimbangkan metode pengujian yang digunakan. 

 

e-Sky mengacu pada WLTP, sedangkan Racco menggunakan WLTC, sehingga hasilnya tidak bisa dibandingkan secara langsung.

 

Bobot kendaraan juga menjadi faktor. Suzuki e-Sky memiliki berat 1.030 kilogram, lebih ringan dibandingkan BYD Racco yang berbobot 1.160 kilogram untuk versi baterai 22,4 kWh dan sekitar 1.220–1.230 kilogram untuk versi 35,84 kWh.

 

Dari sisi dimensi, e-Sky memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.625 mm, serta jarak sumbu roda 2.460 mm. BYD Racco memiliki panjang dan lebar serupa, tetapi lebih tinggi dengan ukuran 1.800 mm serta jarak sumbu roda 2.520 mm.

 

Suzuki menyediakan tiga varian e-Sky. Model paling dasar menyasar konsumen korporasi, dipasarkan melalui pemesanan khusus, serta tidak dilengkapi fitur pengisian cepat untuk menekan harga.

 

Suzuki menargetkan penjualan gabungan sebanyak 1.000 unit per bulan untuk ketiga varian tersebut.

 

Daya tarik utama e-Sky berada pada harga setelah subsidi. Pemerintah Jepang memberikan subsidi sebesar 568.000 yen atau sekitar Rp56,8 juta. 

 

Dengan insentif tersebut, harga efektif e-Sky dapat turun menjadi sekitar 1,55 juta yen atau Rp155 juta.

 

Sebagai perbandingan, harga BYD Racco setelah subsidi disebut mulai 1,99 juta yen atau sekitar Rp199 juta. 

 

Sementara itu, Nissan Sakura memiliki harga setelah subsidi mulai 1,86 juta yen atau sekitar Rp186 juta.

 

Bahkan tanpa subsidi, e-Sky diklaim lebih murah 20.000 yen atau sekitar Rp2 juta dibandingkan BYD Racco. Seluruh konversi menggunakan asumsi kurs Rp100 per yen.

 

Persaingan di segmen kei-car penting bagi Suzuki karena mobil mungil bermesin bensin masih menjadi bagian besar dari bisnisnya. Sepanjang 2025, Suzuki menjual 556.632 unit kei-car bermesin bensin.

 

Di sisi lain, BYD Racco yang diluncurkan pada Juli 2026 dilaporkan telah mencatat penjualan 1.800 unit. BYD juga berencana memperluas pemasaran model tersebut ke Sri Lanka dan Makau.

Berita Terkait

BYD Resmikan Pabrik di Subang, Produksi Lokal Ditargetkan 150.000 Unit per Tahun BYD Racco Raup 1.000 Pesanan di Jepang, Siap Tantang Honda Super-ONE di Indonesia? BYD Bongkar Rahasia Teknologi Dual Mode, Hybrid Bisa Irit 65 Km/L hingga Siap Off-road BYD M6 EV Generasi Baru Meluncur di Indonesia, Jarak Tempuh 450 Km dan Harga Rp395 Juta BYD Gandeng PSG dan Manchester City, Perkuat Branding Global Lewat Sepak Bola Elite Eropa BYD Bidik Jawa Barat, Tech Culture Fest 2026 Hadirkan Edukasi EV hingga Uji Efisiensi M6 DM BYD Lahirkan Supercar Listrik Baru, DENZA Z Hadir dengan Tenaga 1.604 PS dan Isi Daya 5 Menit BYD Terpaksa Refund Penuh 1.265 Mobil Listrik, Salah Tahun Produksi Bikin Konsumen Protes
Berita ini 5 kali dibaca