OTOMOTIFMEDIA.COM - Indomobil e-Motor Tyranno diuji menempuh perjalanan touring dari Jakarta menuju Bogor dengan jarak sekitar 125 kilometer, melintasi tanjakan terjal, turunan tajam, hingga jalan berbatu dan berpasir.
Pengujian dalam Touring Perdana Kompressor PENA 2026 pada 3–4 Oktober 2026 itu menjadi ajang pembuktian kemampuan motor listrik bergaya adventure tersebut di luar penggunaan harian.
Dua unit Tyranno mengikuti perjalanan bersama sekitar 40 jurnalis otomotif nasional.
Rute dimulai dari Dealer Nissan Yasmin, Bogor, kemudian berlanjut ke Salada Farmstay di Cigombong dan berakhir di Villa Larasjati 1, Megamendung.
Kondisi jalan yang bervariasi menjadi tantangan untuk menguji respons tenaga, kenyamanan, serta pengelolaan baterai.
Sejumlah peserta menilai motor listrik ini mampu mengikuti perjalanan bersama motor konvensional, dengan catatan pengendara memahami karakter respons tenaga dan sistem keselamatannya.
Ferry Fansuri, jurnalis Jadwalbalap.com, menceritakan pengalamannya berkendara dari Pasar Minggu, Jakarta, menuju titik kumpul di Nissan Yasmin, Bogor.
Ia memulai perjalanan dengan baterai 98 persen dan menempuh jarak 41 kilometer hingga kapasitas baterai tersisa 48 persen.
“Dari kondisi baterai 98 persen, saya menempuh jarak 41 km menuju Nissan Yasmin dan tersisa 48 persen. Di Nissan Yasmin sangat memudahkan karena tersedia fasilitas fast charging—hanya butuh waktu sekitar 30 menit, baterai sudah kembali terisi penuh 100 persen,” ujar Ferry.
Menurut Ferry, karakter tenaga Tyranno terasa membantu ketika menghadapi jalan menanjak. Ia juga menyoroti pentingnya memahami respons sistem cut-off otomatis saat pengereman agar pengendara dapat menyesuaikan gaya berkendara.
“Dari sisi performa, Tyranno sangat nyaman dan bertenaga di tanjakan. Yang penting kita paham treatment berkendaranya, terutama respons sistem cut-off otomatis saat pengereman. Selama perjalanan 120 km dengan kombinasi mode Eco dan Sport, Tyranno mampu mengimbangi kecepatan rombongan motor konvensional di kisaran 60–70 km per jam," ucapnya.
Pengalaman serupa disampaikan Siska Febriana, jurnalis Rodagilas.com. Ia menilai tenaga motor tetap memadai ketika melewati tanjakan, termasuk saat menggunakan mode Comfort.
“Motornya sangat powerful saat melibas tanjakan, bahkan cukup menggunakan mode Comfort saja sudah sangat aman dan bertenaga. Dari medan aspal, bebatuan, hingga pasir, Tyranno terbukti sangat andal,” kata Siska.
Isi Baterai dari 6 Persen hingga Penuh dalam 75 Menit
Selain performa di jalan, waktu pengisian daya menjadi aspek penting dalam perjalanan jarak jauh menggunakan motor listrik.
Siska menyebut pengisian cepat pada Tyranno membutuhkan waktu sekitar satu jam 15 menit untuk meningkatkan kapasitas baterai dari 6 persen hingga 100 persen.
“Pengisian daya cepat dari 6 persen hingga 100 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit. Selain itu, fitur konektivitas yang kini mendukung Apple CarPlay membuat navigasi smartphone jadi lebih ringkas dan praktis di panel instrumen,” ujarnya.
Indomobil e-Motor juga menekankan pentingnya perencanaan pengisian daya untuk perjalanan jauh.
Pengendara disarankan memanfaatkan fasilitas fast charging yang tersedia serta memperhatikan kapasitas listrik rumah jika menggunakan pengisian standar sambil mengoperasikan perangkat elektronik lainnya.
Perilaku berkendara turut memengaruhi kenyamanan dan pengelolaan tenaga.
Pengendara perlu menyesuaikan bukaan gas dan penggunaan rem, terutama saat melewati tikungan serta tanjakan, agar sistem proteksi motor tidak aktif akibat pola pengoperasian yang kurang tepat.
Indomobil e-Motor Tyranno menggunakan motor listrik berdaya 3 kW dengan torsi maksimum 180 Nm.
Kecepatan maksimumnya diklaim mencapai 80 km/jam, sedangkan jarak tempuh maksimalnya hingga 110 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.
Motor ini dibekali baterai lithium berkapasitas 2,45 kWh. Waktu pengisian menggunakan fast charging diklaim sekitar satu jam 15 menit dari 6 persen hingga penuh, sementara pengisian standar AC membutuhkan sekitar lima hingga enam jam.
Untuk menunjang penggunaan di berbagai kondisi jalan, Tyranno memiliki ground clearance 170 mm, suspensi depan teleskopik, serta suspensi belakang dual shock dengan dual swing arm.
Sistem pengereman menggunakan cakram depan dan belakang yang dilengkapi Combi Brake Assist.
Fitur lainnya mencakup Traction Control System (TCS), Cruise Control System, Hill Start Assist (HSA), Smart Inclinometer, Push Assist Mode, Reverse Mode, keyless, dan alarm antimaling.
Panel instrumen layar sentuh mendukung konektivitas smartphone, termasuk Apple CarPlay, sementara perlindungan bodi Exo-Armor dan sertifikasi IP67 menjadi bagian dari kelengkapan yang ditawarkan.
CEO PT Indomobil Emotor Internasional, Pius Wirawan, menyebut Tyranno dikembangkan untuk menunjukkan bahwa motor listrik tidak hanya relevan untuk perjalanan perkotaan, tetapi juga dapat mendukung aktivitas yang membutuhkan kemampuan menghadapi kondisi jalan beragam.
“Tyranno dirancang khusus bagi mereka yang ingin menghadapi tantangan jalanan tanpa mengorbankan gaya, kenyamanan, dan teknologi modern," ujar Pius.
Diluncurkan secara nasional pada 16 Juni 2025 di Jakarta, Indomobil e-Motor Tyranno mengusung desain adventure dengan ban semi-adventure dan pelindung bodi Exo-Armor.
Motor listrik ini tersedia dalam enam pilihan warna, yakni Borneo Green, Krakatau Blaze, Carstenz White, Rinjani Grey, Semeru Grey, dan Sanur Beige.







