75 Tahun Motorsport Porsche, Livery Legendaris 356 SL Kembali Hidup di Le Mans 2026

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Sabtu, 20 Juni 2026 10:10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

75 Tahun Motorsport Porsche, Livery Legendaris 356 SL Kembali Hidup di Le Mans 2026

OTOMOTIFMEDIA.COM – Porsche tidak hanya datang untuk memburu kemenangan di ajang 24 Hours of Le Mans 2026. 

 

Pabrikan asal Jerman itu juga membawa sepotong sejarah besar motorsport dunia melalui dua unit Porsche 911 GT3 R yang tampil dengan livery khusus bernuansa silver.

 

Livery khusus tersebut terinspirasi dari mobil legendaris Porsche 356 SL Coupé yang mencetak kemenangan kelas pertama Porsche di Le Mans pada 1951.

 

Penampilan spesial tersebut menjadi bagian dari perayaan "75 Years of Porsche Motorsport", sekaligus penghormatan terhadap debut Porsche di balapan ketahanan paling bergengsi di dunia.

 

Pada gelaran Le Mans ke-94 yang berlangsung 13-14 Juni 2026, tim pelanggan Manthey kembali dipercaya mengusung ambisi Porsche untuk meraih kemenangan kelas LMGT3 untuk ketiga kalinya secara beruntun.

 

Dua Porsche 911 GT3 R bernomor 91 dan 92 akan menjadi ujung tombak perjuangan tersebut.

 

Livery kedua mobil dibuat menyerupai Porsche 356 SL Coupé berwarna silver yang dikendarai Auguste Veuillet dan Edmond Mouche pada Le Mans 1951. 

 

Saat itu, mobil mungil bermesin boxer empat silinder berkapasitas 1.086 cc tersebut berhasil mencatat sejarah dengan meraih kemenangan kelas sekaligus finis di posisi ke-20 secara keseluruhan.

 

Kini, 75 tahun kemudian, warna ikonik tersebut kembali hadir di lintasan Sarthe sebagai simbol perjalanan panjang Porsche dalam dunia motorsport.

 

"Kami tidak hanya menjadi pemegang rekor untuk kemenangan keseluruhan dan kemenangan kelas, tetapi juga satu-satunya pabrikan yang selalu menempatkan setidaknya satu mobil di grid start Le Mans tanpa terputus sejak 1951," ujar Thomas Laudenbach, Vice President Porsche Motorsport.

 

"Melalui berbagai partisipasi di ajang balap, termasuk Le Mans, kami membawa inovasi tersebut dari Weissach hingga siap diterapkan pada kendaraan produksi. Dalam arti sebenarnya, teknologi tersebut lahir dari balapan atau ‘raceborn’," ucapnya.

 

Sejak kemenangan bersejarah tersebut, Porsche menjelma menjadi salah satu nama terbesar di Le Mans. 

 

Hingga saat ini, pabrikan asal Zuffenhausen itu telah mengoleksi 19 kemenangan keseluruhan dan 112 kemenangan kelas, menjadikannya salah satu merek tersukses dalam sejarah balapan ketahanan dunia.

 

Musim ini, Porsche kembali mengandalkan kekuatan customer racing yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu fondasi utama kesuksesan mereka di lintasan. 

 

Dua Porsche 911 GT3 R bertenaga hingga 565 PS akan diturunkan oleh Manthey di kelas LMGT3.

 

Mobil bernomor 91 akan diperkuat pembalap pabrikan asal Turki, Ayhancan Güven, sementara mobil nomor 92 akan dikemudikan oleh spesialis balap ketahanan Porsche, Richard Lietz.

 

Keikutsertaan kedua mobil tersebut sekaligus menegaskan komitmen Porsche terhadap program customer racing yang saat ini mencakup berbagai model kompetisi, mulai dari 911 GT3 R, 911 GT3 Cup, 718 Cayman GT4 RS Clubsport hingga 911 GT3 Cup Rally GT Kit.

Berita Terkait

LEPAS Resmi Masuk Yogyakarta, Showroom Pertama di Luar Jabodetabek LEPAS Incar Generasi Urban, Jakarta Fashion Week Jadi Panggung Awal Legenda Off-Road Bangkit Lagi, Mitsubishi Pajero Baru Meluncur Tahun Ini LEPAS Perluas Jaringan di Jabodetabek, Resmikan Showroom Kelima di BSD City LEPAS Perluas Jaringan di Jakarta Utara, Bawa Konsep Showroom ala Lifestyle Hub LEPAS E4, E6, hingga L6 PHEV: Strategi Baru Chery Kuasai Pasar NEV Dibekali Mesin 4.778 cc EURO 4, Isuzu ELF Refrigerator Jadi Perhatian di GIICOMVEC 2026 Digelar 8 Sampai 11 April 2026, GIICOMVEC Kedatangan 3 Brand Kendaraan Niaga Baru
Berita ini 0 kali dibaca