Fast Charging di Warteg dan Masjid, MAKA Motors Genjot Ekosistem Motor Listrik
Otomotifmedia.com - MAKA Motors terus menggenjot ekosistem sepeda motor listrik di Indonesia. Upaya tersebut diwujudkan melalui perluasan layanan purnajual, khususnya infrastruktur pengisian daya cepat alias fast charging.
Dalam kurun satu tahun sejak MAKA Cavalry resmi diperkenalkan ke publik, MAKA Motors telah menghadirkan fast charging station di 33 lokasi, dengan total 70 nozzle yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Kehadiran jaringan fast charging MAKA Motors bahkan merambah warteg hingga masjid. Alhasil memberi kemudahan dan rasa aman bagi pengguna motor listrik MAKA dalam beraktivitas sehari-hari.
Artinya, lokasi fast charging MAKA Motors tidak hanya terpusat di kawasan bisnis seperti showroom MAKA, bengkel rekanan, hotel, atau apartemen.
Sejumlah titik justru sengaja ditempatkan di area yang dekat dengan keseharian masyarakat, mulai dari masjid, pujasera, hingga warteg.
Pendekatan ini dilakukan agar fasilitas pengisian daya dapat menyatu dengan rutinitas pengguna.
MAKA Motors menilai kedekatan dengan konsumen menjadi kunci untuk mendorong adopsi kendaraan listrik.
CEO dan Founder MAKA Motors, Raditya Wibowo, menegaskan bahwa ekspansi jaringan fast charging tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
“Pembangunan fast charging station MAKA Motors yang masif di 33 lokasi dengan jumlah nozzle hingga 70 colokan dalam satu tahun ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk tidak hanya menjual produk,”
“Tapi juga membangun ekosistem pendukungnya. Kami percaya, kunci adopsi motor listrik adalah kemudahan,” ungkap Raditya.
Ia melanjutkan, dengan menempatkan fast charging station di tempat-tempat bisnis dan keseharian, seperti warteg hingga masjid. Pihaknya berharap dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada konsumen.
“Awal tahun depan, kami masih akan memperbanyak jumlah fast charging station di kota-kota lainnya,” imbuh Raditya
Fast charging station MAKA Motors sendiri dikhususkan bagi pengguna MAKA Cavalry.
Pengisian baterai berkapasitas 4 kWh dari kondisi kosong hingga penuh dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 1 hingga 1,5 jam, dengan jarak tempuh maksimal mencapai 160 kilometer.
Berita ini 233 kali dibaca







