OTOMOTIFMEDIA.COM - Penjualan mobil nasional mencapai 679.018 unit secara wholesales sepanjang Januari hingga September 2026.
Dari jumlah tersebut, PT Astra International Tbk membukukan penjualan 334.987 unit, setara sekitar 49,3 persen dari total pasar otomotif domestik.
Berdasarkan data penjualan domestik yang bersumber dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), capaian pasar otomotif nasional pada sembilan bulan pertama 2026 meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ketika penjualan tercatat sebanyak 561.405 unit.
Dengan demikian, penjualan mobil nasional tumbuh sekitar 20,9 persen secara tahunan. Sementara itu, penjualan mobil Astra meningkat 12,6 persen dibandingkan Januari hingga September 2025, dari 297.498 unit menjadi 334.987 unit.
Meski pertumbuhan Astra berada di bawah kenaikan pasar secara keseluruhan, perusahaan masih mempertahankan kontribusi hampir separuh dari penjualan mobil nasional.
Capaian tersebut memperlihatkan kuatnya posisi merek-merek dalam ekosistem bisnis otomotif Astra di tengah persaingan industri yang semakin ketat.
Head of Media Relations Division Astra Ahmad Muhibbuddin mengatakan perusahaan akan terus memantau kondisi ekonomi dan perubahan kebutuhan konsumen untuk menjaga kinerja bisnis.
“Menutup kuartal III tahun 2026, penjualan mobil Astra tumbuh 12,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Astra akan terus mencermati dinamika ekonomi dan perkembangan pasar otomotif nasional sebagai bagian dari upaya menjaga daya saing, memperkuat sinergi dalam ekosistem otomotif, serta menghadirkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan,” ujar Ahmad Muhibbuddin.
Dari total penjualan Astra hingga September 2026, Toyota dan Lexus menjadi kontributor terbesar dengan 198.873 unit. Posisi berikutnya ditempati Daihatsu yang membukukan 112.442 unit.
Sementara itu, Isuzu mencatatkan penjualan sebanyak 22.975 unit dan UD Trucks sebanyak 697 unit.
Kontribusi Toyota dan Lexus mencapai sekitar 59,4 persen dari total penjualan Astra.
Jika digabungkan dengan Daihatsu, kedua kelompok merek tersebut menyumbang lebih dari 92 persen penjualan mobil Astra selama sembilan bulan pertama tahun ini.
Dominasi tersebut memperlihatkan besarnya peran kendaraan penumpang dan kendaraan niaga ringan dalam menopang bisnis otomotif Astra.
Adapun Isuzu dan UD Trucks melengkapi portofolio perusahaan di segmen kendaraan niaga.
Meski kinerja kumulatif Januari hingga September menunjukkan pertumbuhan, pasar mobil nasional mengalami koreksi pada September 2026.
Penjualan wholesales pada September tercatat sebanyak 79.538 unit, turun sekitar 2,7 persen dibandingkan Agustus yang mencapai 81.757 unit.
Astra juga mencatatkan penurunan tipis. Penjualannya pada September mencapai 36.723 unit, dibandingkan 36.824 unit pada bulan sebelumnya.
Dari sisi pangsa pasar, kontribusi Astra pada September berada di kisaran 46 persen. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Agustus yang tercatat sekitar 45 persen, meskipun jumlah unit yang dikirim ke jaringan dealer mengalami penurunan.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan pasar secara kumulatif belum sepenuhnya mencerminkan kondisi penjualan setiap bulan.
Perubahan permintaan dan dinamika persaingan antarmerek masih menjadi faktor yang perlu dicermati menjelang akhir tahun.







