OTOMOTIFMEDIA.COM - PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance membukukan pertumbuhan laba sebesar 91,2 persen pada Semester I 2026.
Kinerja tersebut ditopang oleh peningkatan pembiayaan konsumer yang tumbuh lebih dari 198 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini menjadi catatan positif bagi BRI Finance di tengah dinamika pasar otomotif nasional yang masih menghadapi berbagai tantangan.
Selain memperkuat pembiayaan kendaraan, perusahaan turut mengembangkan produk multiguna serta memperluas jaringan pemasaran untuk menangkap peluang pasar.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa pertumbuhan kinerja BRI Finance pada Semester I 2026 menunjukkan bahwa strategi yang kami jalankan mampu mendorong ekspansi bisnis secara positif.
"Kami akan terus mengembangkan portofolio pembiayaan melalui penguatan produk, perluasan akses, serta sinergi dalam ekosistem BRI Group," ujar Dhani.
Pada sektor pembiayaan kendaraan, BRI Finance memperluas cakupan bisnis melalui kerja sama dengan dealer kendaraan baru dan showroom mobil bekas di sejumlah daerah.
Langkah tersebut juga didukung berbagai program pemasaran yang ditujukan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas pembiayaan kendaraan.
Melalui strategi tersebut, perusahaan berupaya memperluas basis konsumen sekaligus mengoptimalkan potensi permintaan pembiayaan kendaraan.
BRI Finance menyatakan, pengembangan portofolio dilakukan secara selektif dan terukur dengan mempertimbangkan perubahan kebutuhan konsumen serta kondisi pasar otomotif.
Selain pembiayaan kendaraan, BRI Finance memperkuat diversifikasi bisnis melalui BRI Flash, produk pinjaman multiguna yang menawarkan proses pengajuan mudah, cepat, dan fleksibel.
Produk tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin beragam sekaligus memperluas pilihan pembiayaan di luar sektor otomotif.
“Kami terus mengembangkan solusi pembiayaan yang adaptif agar dapat memberikan kemudahan dan fleksibilitas sesuai dengan kebutuhan nasabah,” kata Dhani.
Di tengah ekspansi bisnis, BRI Finance tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan.
Perusahaan memperkuat proses underwriting, meningkatkan efektivitas asset collection, serta melakukan pemantauan kualitas portofolio secara berkala.
Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga pertumbuhan bisnis agar tetap sejalan dengan pengelolaan risiko dan kualitas pembiayaan.







