Otomotifmedia.com - PT Astra Otoparts Tbk menutup kuartal III tahun 2025 dengan kinerja keuangan yang solid ditopang oleh pertumbuhan laba bersih konsolidasi.
Capaian positif ini diraih Perseroan di tengah dinamika industri otomotif nasional, mencerminkan ketangguhan dan kemampuan adaptif Astra Otoparts dalam menjaga kinerja bisnis.
Hingga September 2025, Astra Otoparts membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp1,6 triliun, meningkat 2,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024.
Pada tahun 2024, Perseroan mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp1,5 triliun, termasuk di dalamnya keuntungan atas penjualan aset tetap yang sudah tidak digunakan untuk kegiatan manufaktur. Tanpa memperhitungkan keuntungan atas penjualan tanah tersebut, laba bersih Astra Otoparts pada kuartal III 2025 mencatatkan pertumbuhan sebesar 14,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024.
Hal ini mencerminkan fundamental bisnis yang sehat dan kemampuan Astra Otoparts menjaga profitabilitas melalui penerapan strategi usaha yang baik dan pengelolaan operasional yang efektif dan efisien.
Sejalan dengan itu, pendapatan bersih konsolidasi Perseroan mencapai Rp14,8 triliun, naik 4,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini ditopang oleh kinerja positif dari segmen manufaktur dan perdagangan.
Di sisi neraca, total aset Perseroan tercatat sebesar Rp23,0 triliun, memperlihatkan posisi likuiditas yang kuat, sementara total liabilitas tercatat sebesar Rp6,5 triliun, menunjukkan struktur permodalan yang sehat dan pengelolaan keuangan yang prudent dalam mendukung kegiatan usaha dan rencana ekspansi ke depan.
“Pertumbuhan kinerja kuartal III 2025 Perseroan menjadi cerminan kepercayaan pelanggan terhadap kualitas produk dan layanan Astra Otoparts. Kami akan terus memperkuat kolaborasi, efisiensi rantai pasok, dan inovasi produk untuk menjaga daya saing jangka panjang,” ujar Sophie Handili, Direktur Astra Otoparts.
Segmen Manufaktur
Pendapatan bersih dari segmen manufaktur Astra Otoparts hingga kuartal III tahun 2025 mencapai Rp7,8 triliun, atau tumbuh sebesar 5,8% dibandingkan dengan Rp7,4 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini terutama didorong karena adanya peningkatan permintaan komponen dari pelanggan Original Equipment Manufacturer (OEM), baik roda dua maupun roda empat, meskipun pasar domestik kendaraan roda dua cenderung stagnan dan kendaraan roda empat mengalami penurunan.
Selain komponen otomotif, Perseroan juga terus memperluas portofolio ke produk nonotomotif, seperti alat kesehatan, komponen alat berat, dan industri lainnya.
Perseroan juga turut mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional melalui produksi general parts hingga specific parts untuk kendaraan x-EV dan menghadirkan infrastruktur pengisian daya kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) melalui merek Altro.
Segmen Perdagangan
Kinerja segmen perdagangan mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp7,0 triliun, atau meningkat sebesar 3,1% dibandingkan dengan Rp6,8 triliun periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan permintaan di pasar domestik melalui jaringan ritel modern seperti Shop & Drive dan Astra Otoservice, serta penguatan permintaan ekspor ke berbagai negara tujuan.
Melalui strategi digitalisasi yang terintegrasi antara jaringan ritel modern dan platform astraotoshop.com, Perseroan berhasil menjangkau konsumen secara efisien dan lebih luas, ekosistem layanan terpadu dari suku cadang, servis cepat, hingga pengisian daya kendaraan listrik menjadi bagian dari komitmen Astra Otoparts dalam menghadirkan mobilitas berkelanjutan.
Selain itu, Perseroan juga terus memperluas kontribusinya dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional melalui jaringan pengisian daya dengan merek Astra Otopower.
Hingga akhir September 2025, Astra Otopower telah hadir di 59 lokasi strategis di berbagai kota di Indonesia, memperkuat kehadiran Perseroan di sektor elektrifikasi otomotif.
Memasuki kuartal terakhir tahun 2025, Astra Otoparts akan tetap fokus memperkuat fundamental bisnis, melanjutkan inovasi berkelanjutan, serta meningkatkan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan.
Dengan fondasi keuangan yang kuat, Astra Otoparts optimistis melanjutkan momentum positif hingga akhir tahun 2025, sekaligus memperkuat peran sebagai mitra andal dalam mendukung industri otomotif nasional.







