BAIC Bukukan 407 SPK di GIIAS 2026, BJ30 HEV Kalahkan Mobil Listrik T1

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Sabtu, 15 Agustus 2026 16:09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAIC Bukukan 407 SPK di GIIAS 2026, BJ30 HEV Kalahkan Mobil Listrik T1

OTOMOTIFMEDIA.COM – Tren elektrifikasi yang semakin kuat di pasar otomotif Indonesia belum sepenuhnya menggeser selera konsumen terhadap SUV hybrid. 

 

Hal itu tercermin dari capaian BAIC Indonesia di GIIAS 2026, di mana BJ30 HEV justru menjadi model dengan pemesanan terbanyak, mengungguli BAIC T1 yang merupakan mobil listrik pertama merek tersebut di Indonesia.

 

Selama 11 hari penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, BAIC Indonesia mencatat 407 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Booth BAIC juga dikunjungi hampir 20.000 orang dan mencatat lebih dari 500 sesi test drive.

 

Dari total SPK tersebut, BAIC BJ30 HEV menyumbang 201 unit atau hampir 50 persen dari keseluruhan pemesanan. 

 

Sementara BAIC T1 yang melakukan debut perdana di GIIAS 2026 membukukan 139 SPK.

 

BAIC BJ30 HEV menjadi model dengan performa penjualan tertinggi di antara seluruh lini produk BAIC selama GIIAS 2026.

 

Setelah BJ30 HEV dengan 201 unit, kontribusi SPK berikutnya datang dari BAIC T1 sebanyak 139 unit, BAIC BJ40 sebanyak 51 unit, dan BAIC X55 II sebanyak 16 unit.

 

Dominasi BJ30 HEV sekaligus memperlihatkan bahwa karakter SUV yang tangguh masih menjadi salah satu pertimbangan penting konsumen Indonesia. 

 

Namun, kebutuhan terhadap konsumsi bahan bakar yang lebih efisien juga mulai menjadi faktor penentu.

 

Kombinasi tersebut menjadi daya tarik utama BJ30 HEV.

 

“Kombinasi antara karakter SUV yang kuat, performa, dan efisiensi inilah yang membuat BAIC BJ30 HEV semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia saat ini,” kata Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia.

 

Di sisi lain, BAIC T1 juga mencatat debut yang cukup menjanjikan. 

 

Sebagai kendaraan listrik pertama BAIC di Indonesia, model tersebut langsung mengumpulkan 139 SPK sepanjang GIIAS 2026.

 

Respons positif juga terlihat dari tingginya minat pengunjung untuk melihat dan menjajal langsung T1 melalui fasilitas test drive.

 

Konsumen disebut memberikan respons positif terhadap kombinasi desain, kabin yang luas, performa, akselerasi, handling, hingga fitur teknologi yang ditawarkan.

 

Fitur seperti Parking Assist dan teknologi kendaraan listrik menjadi beberapa aspek yang menarik perhatian konsumen.

 

Capaian T1 menjadi sinyal bahwa BAIC mulai membangun pijakan di segmen kendaraan listrik Indonesia. 

 

Namun, angka pemesanan BJ30 HEV menunjukkan bahwa konsumen masih cukup berhati-hati dalam memilih teknologi elektrifikasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

 

Tak hanya mengejar angka SPK, BAIC Indonesia juga mengantongi lebih dari 10.000 data konsumen potensial selama GIIAS 2026.

 

Data tersebut akan menjadi modal bagi BAIC bersama jaringan dealernya untuk melakukan tindak lanjut, mulai dari konsultasi produk, test drive, hingga proses pembelian kendaraan.

 

BAIC juga akan membawa momentum GIIAS 2026 ke rangkaian GIIAS The Series yang akan berlangsung di Surabaya, Bandung, Semarang, Makassar, dan Bali.

Berita Terkait

GIIAS 2026 Raup 496.378 Pengunjung, Test Drive Melonjak 30 Persen GIIAS 2026: Mitsubishi Fuso Naikkan Standar Karoseri, 34 Perusahaan Raih Sertifikasi Resmi GIIAS 2026: Mercedes-Benz Bus Kirim Armada Baru ke PO ALS hingga AgraMas GIIAS 2026: Daihatsu Bawa 4 Kei Car, dari Penerus Bemo hingga Van Listrik GIIAS 2026: Daihatsu Cetak Talenta Otomotif Masa Depan, Libatkan 445 SMK di Indonesia Mobil Mogok atau Ban Bocor di Jalan? Ini Solusi Darurat yang Wajib Diketahui Pengendara Diukur Pakai Laser, Presisi di Balik Wrap Daihatsu Rocky GIIAS 2026 GIIAS 2026: Toyota Siapkan Promo Pembelian, Trade-in hingga Personalisasi Land Cruiser FJ
Berita ini 4 kali dibaca