OTOMOTIFMEDIA.COM – Jangan anggap patok kilometer di jalan tol sekadar penanda jarak. Rambu bertuliskan KM yang kerap terlihat di sepanjang perjalanan ternyata punya fungsi penting, terutama ketika pengendara mengalami keadaan darurat dan membutuhkan bantuan petugas.
Patok kilometer membantu menunjukkan posisi kendaraan secara lebih spesifik di sebuah ruas tol.
Informasi ini bisa menjadi petunjuk bagi petugas ketika pengguna jalan mengalami mobil mogok, ban pecah, kecelakaan, atau kondisi darurat lainnya.
Mengacu pada informasi Korlantas Polri, patok kilometer umumnya memiliki dua informasi, yakni angka kilometer dan angka hektometer. Rambu tersebut biasanya ditempatkan dengan interval sekitar 200 meter.
Cara Membaca Angka di Patok Kilometer Tol
Cara membacanya sebenarnya cukup sederhana. Pada bagian atas patok terdapat tulisan KM diikuti angka dengan latar putih dan tulisan berwarna hitam.
Angka tersebut menunjukkan posisi kilometer pada ruas jalan tol yang sedang dilalui.
Kemudian, di bagian bawah terdapat angka berwarna putih dengan latar hijau. Angka ini menunjukkan hektometer, atau tambahan jarak dalam satuan meter dari angka kilometer yang tercantum di atasnya.
Sebagai contoh, apabila pengendara menemukan patok bertuliskan KM 214 dengan angka 200 di bagian bawah, maka posisi kendaraan berada di KM 214+200.
Artinya, kendaraan sudah menempuh tambahan 200 meter dari titik KM 214.
Jangan Sepelekan Saat Mobil Mengalami Masalah
Informasi tersebut baru terasa penting ketika kendaraan mengalami masalah di tengah perjalanan.
Saat mobil mogok, ban pecah, atau terjadi kecelakaan, pengendara biasanya diminta menjelaskan lokasi kejadian kepada petugas jalan tol.
Menyebutkan nama atau rute tol sekaligus angka pada patok kilometer terdekat dapat membantu petugas menemukan titik kejadian dengan lebih akurat.
Dengan begitu, petugas tidak perlu mencari lokasi hanya berdasarkan perkiraan atau patokan yang kurang spesifik.
Karena itu, pengendara sebenarnya tidak perlu menghafalkan seluruh angka kilometer sepanjang perjalanan.
Namun, memahami cara membaca patok tersebut menjadi pengetahuan sederhana yang bisa sangat berguna ketika kondisi darurat terjadi.
Tetap Utamakan Keselamatan Saat Kendaraan Bermasalah
Ketika kendaraan mengalami gangguan di jalan tol, pengendara juga tidak disarankan berhenti sembarangan di lajur lalu lintas.
Jika memungkinkan, kendaraan perlu diarahkan menuju lokasi yang lebih aman.
Pengendara juga harus menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai kondisi dan memberikan informasi lokasi kepada petugas menggunakan patok kilometer terdekat.
Jadi, lain kali melihat rambu KM di jalan tol, jangan sekadar dilewati.
Dua baris angka di sana bisa menjadi informasi penting untuk mempercepat pertolongan ketika perjalanan berubah menjadi situasi darurat.







