Toyota Hilux Rangga Disulap Jadi Mobil Layanan Imigrasi, Ini Ubahan DSP Styling

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Rabu, 14 Oktober 2026 16:02:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toyota Hilux Rangga Disulap Jadi Mobil Layanan Imigrasi, Ini Ubahan DSP Styling

OTOMOTIFMEDIA.COM - Toyota Hilux Rangga tak hanya bisa diandalkan sebagai kendaraan niaga. 

 

Melalui modifikasi DSP Styling, pikap ini diubah menjadi kendaraan pelayanan keliling untuk mendukung kegiatan petugas Pembina Desa Imigrasi (Pimpasa) dari Kantor Imigrasi Kota Semarang.

 

Modifikasi tersebut dirancang untuk menunjang kegiatan penyuluhan ke desa-desa dan wilayah binaan. 

 

Kendaraan ini tidak sekadar mendapat tambahan boks di bagian belakang, tetapi juga dilengkapi fasilitas kerja, penyimpanan dokumen, hingga sumber listrik mandiri agar petugas bisa memberikan pelayanan di lokasi dengan fasilitas terbatas.

 

Rendro dari DSP Styling menjelaskan, konsep kendaraan tersebut mengikuti kebutuhan operasional pihak pemesan. 

 

Salah satu kebutuhan utamanya adalah membawa dokumen, laptop, dan perlengkapan administrasi saat petugas bertugas di lapangan.

 

“Imigrasi Kota Semarang itu punya kebutuhan untuk melakukan penyuluhan ke desa-desa atau lingkungan daerah-daerah di bawahan binaan Imigrasi Kota Semarang," katanya.

 

Boks Belakang Jadi Ruang Kerja Bergerak

 

Bagian belakang Hilux Rangga mendapat boks dengan desain mengotak. Di dalamnya tersedia laci dan ruang penyimpanan untuk dokumen serta perlengkapan kerja, termasuk printer. 

 

Penempatan barang juga dirancang menggunakan dudukan atau bracket agar tetap aman ketika kendaraan melaju di jalan.

 

Untuk mendukung aktivitas di lokasi yang tidak memiliki akses listrik memadai, DSP Styling menyiapkan genset dan sistem kelistrikan yang dapat menggunakan sumber listrik dari genset maupun jaringan rumah tangga. 

 

Boks juga menyediakan tempat untuk perlengkapan pendukung lain, termasuk jeriken bahan bakar untuk kebutuhan perjalanan ke wilayah yang akses SPBU-nya terbatas.

 

Perlengkapan lain yang disiapkan mencakup televisi dengan bracket berpengunci, kompartemen tambahan di bagian atas, serta kamera yang membantu pengemudi saat bermanuver karena pandangan ke belakang terhalang boks. 

 

Sistem dashcam disebut dapat merekam selama 24 jam, termasuk ketika mesin kendaraan mati.

 

Kabin Belakang Dibuat untuk Empat Penumpang

 

Modifikasi tidak hanya menyasar area boks. Hilux Rangga ini menggunakan konfigurasi empat tempat duduk, dengan dua kursi di depan dan dua kursi di belakang. 

 

Kursi belakang dibuat khusus dengan pengaturan reclining, armrest, cup holder, dan konsol penyimpanan.

 

Bagian plafon juga mendapat pelapis kain serta material untuk membantu mengurangi panas. Sementara itu, footstep khusus dibuat dengan tulisan Pimpasa sesuai permintaan pemesan.

 

Identitas kendaraan diperkuat dengan stiker reflektif yang lebih mudah terlihat ketika terkena cahaya pada malam hari. 

 

Perlengkapan pendukung lain meliputi rotator, dua lampu sorot di depan, serta alat pemadam api ringan untuk menunjang kebutuhan operasional.

 

Bumper, Ban, dan Perlengkapan Pendukung Ikut Diubah

 

DSP Styling turut melakukan ubahan pada bagian eksterior. Bumper depan menggunakan komponen aftermarket yang dilengkapi winch dan fog lamp. 

 

Perangkat ini disiapkan untuk mendukung penggunaan kendaraan di wilayah dengan kondisi jalan dan penerangan yang beragam.

 

Pelek diganti menggunakan produk Fortis sedangkan ban memakai Hankook tipe all-terrain (AT). 

 

Menurut Rendro, ukuran pelek tetap dipertahankan, sementara profil ban dibuat lebih besar dengan tetap memperhatikan kenyamanan dan ruang gerak roda.

 

“Jadi ukuran ringnya tetap tapi kita menggunakan pelek Fortis dan ban handcook AT," katanya.

 

Bagian belakang juga dilengkapi pintle hook untuk kebutuhan menggandeng trailer. 

 

Proyek ini menunjukkan bahwa basis kendaraan niaga seperti Toyota Hilux Rangga dapat dikembangkan menjadi kendaraan operasional dengan fungsi spesifik. 

 

Kebutuhan instansi, perusahaan, maupun pengguna lain bisa berbeda, sehingga konsep dan kelengkapan modifikasi perlu disesuaikan dengan aktivitas yang akan dijalankan.

 

Rendro menyarankan calon konsumen untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan tim DSP Styling agar rancangan kendaraan sesuai kebutuhan. 

 

Dalam proyek Hilux Rangga untuk Imigrasi Semarang ini, fokus utamanya adalah mendukung pekerjaan petugas di wilayah binaan, mulai dari membawa perlengkapan administrasi hingga menyediakan fasilitas kerja yang lebih mandiri.

Berita Terkait

Mobil Tiba-tiba Mogok, Ban Bocor atau Overheat? Begini Cara Menghadapinya Mobil Listrik Mungil Geely EX2 Dapat Bintang Lima dari Dua Lembaga Keselamatan Mobil Mogok di Jalan Tol? Begini Cara Membaca Patok KM agar Petugas Cepat Menemukan Lokasi Mobil Listrik NMC Bakal Dapat Insentif, Indonesia Kejar Nilai Tambah dari Nikel Mobil Mogok atau Ban Bocor di Jalan? Ini Solusi Darurat yang Wajib Diketahui Pengendara Mobil Diam Tapi Mesin Hidup, Boros BBM atau Mitos? Ini Faktanya Mobil Bekas Jadi Primadona, Pembiayaan BRI Finance Tumbuh Hampir 78 Persen Mobil Turbo Butuh Perawatan Khusus? Ini Fakta yang Wajib Diketahui
Berita ini 8 kali dibaca