Mobil Mogok atau Ban Bocor di Jalan? Ini Solusi Darurat yang Wajib Diketahui Pengendara

Penulis - | Editor - Dicky Kurniawan

Rabu, 05 Agustus 2026 16:48:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Mogok atau Ban Bocor di Jalan? Ini Solusi Darurat yang Wajib Diketahui Pengendara

OTOMOTIFMEDIA.COM – Kemacetan panjang tak hanya menguras waktu, tetapi juga bisa menjadi pemicu berbagai masalah pada kendaraan.

Mulai dari ban bocor, aki soak, mesin overheat, hingga mobil mogok menjadi risiko yang kerap dialami pengendara setelah berjam-jam menghadapi lalu lintas padat.

Kondisi stop and go dalam waktu lama membuat hampir seluruh komponen kendaraan bekerja lebih berat dibandingkan saat mobil melaju normal.

Mesin terus menyala, sistem pendingin bekerja tanpa henti, rem lebih sering digunakan, sementara aki tetap menyuplai kebutuhan listrik untuk AC hingga perangkat elektronik di dalam kabin.

Tak jarang, kerusakan baru muncul ketika kendaraan kembali melaju.

Bahkan, dalam beberapa kasus pengendara juga menghadapi situasi seperti kehabisan bahan bakar akibat waktu tempuh yang jauh lebih lama dari perkiraan.

Sayangnya, masih banyak pemilik kendaraan yang belum mengetahui tindakan tepat ketika mobil mengalami kendala di tengah perjalanan.

Sebagian tetap memaksakan kendaraan berjalan hingga kerusakan bertambah parah, sementara lainnya kesulitan mencari bantuan karena berada jauh dari bengkel atau berada di ruas jalan dengan akses terbatas.

Menurut Ardy Alam, CEO Garasi.id, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi tingkat kerusakan kendaraan sebelum memutuskan tindakan berikutnya.

"Banyak kendala sebenarnya masih bisa ditangani langsung di lokasi sehingga pengendara tidak perlu panik. Namun jika kendaraan sudah tidak aman untuk melanjutkan perjalanan, evakuasi menggunakan towing menjadi pilihan yang jauh lebih aman dibanding memaksakannya tetap berjalan," kata Ardy.

Untuk kondisi kendaraan yang sudah tidak memungkinkan melanjutkan perjalanan, Garasi.id menyarankan proses evakuasi menggunakan layanan towing.

Memaksakan mobil tetap berjalan justru berpotensi memperparah kerusakan sehingga biaya perbaikannya menjadi lebih besar.

Melalui layanan Towing Express, Garasi.id menyediakan layanan evakuasi kendaraan menggunakan jaringan mitra towing yang tersedia secara nasional selama area layanan terjangkau.

Kendaraan dapat dikirim ke rumah, bengkel pilihan pelanggan, maupun bengkel rekanan Garasi.id, dengan biaya yang dihitung berdasarkan jarak pengiriman.

Selain layanan towing, perusahaan juga menghadirkan program berlangganan Asisten Darurat yang dirancang untuk membantu pengendara menghadapi berbagai kondisi darurat di jalan.

Selama periode 7–31 Agustus 2026, bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-9 Garasi.id, tersedia promo "Banjir Kejutan di Tahun Kesembilan".

Dalam program tersebut, biaya berlangganan Asisten Darurat yang semula Rp750.000 dipangkas menjadi Rp200.000 dengan kuota terbatas.

Dengan paket tersebut, pelanggan memperoleh perlindungan selama 12 bulan dengan maksimal tiga kali penggunaan layanan.

Fasilitas yang diberikan meliputi towing, jumper aki, penggantian ban, pengantaran bahan bakar saat kehabisan BBM, hingga bantuan ketika kunci mobil tertinggal di dalam kendaraan.

Ardy menilai banyak pengendara baru mencari bantuan setelah kondisi kendaraan benar-benar tidak dapat ditangani sendiri.

"Banyak pengendara berpikir, 'sedikit lagi sampai'. Padahal, keputusan tersebut justru bisa membuat kerusakan semakin besar. Mengenali kapan kendaraan masih bisa ditangani di lokasi dan kapan harus segera dievakuasi adalah bagian penting dari keselamatan berkendara," ujar Ardy.

Melalui layanan tersebut, Garasi.id berharap pengendara memiliki akses bantuan darurat yang lebih cepat sehingga perjalanan tetap aman dan nyaman meski harus menghadapi kemacetan panjang yang kini semakin sering terjadi.

Berita Terkait

Diukur Pakai Laser, Presisi di Balik Wrap Daihatsu Rocky GIIAS 2026 Banyak Pengendara Belum Tahu, Helm Non-SNI Bisa Berujung Tilang dan Denda Ban Lebih Lebar Belum Tentu Lebih Aman, Ini Risiko yang Wajib Diketahui Banjir Brand Mobil Baru, IIMS Surabaya 2026 Tampil Lebih Besar dari Tahun Sebelumnya Banyak yang Belum Tahu, Airbag Justru Berbahaya Tanpa Seatbelt Banyak Pengemudi Belum Tahu, Efek Engine Brake Mobil Matic Tak Seagresif Manual 6 Tahun Pakai Mitsubishi Xpander Cross, Guru SMK Ini Ungkap Alasan Belum Mau Ganti Mobil Ini Status Perizinan Taksi Green SM yang Terlibat Kecelakaan KA Argo Bromo di Bekasi
Berita ini 16 kali dibaca