OTOMOTIFMEDIA.COM – Industri otomotif nasional menunjukkan tren positif pada lima bulan pertama 2026.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil domestik periode Januari-Mei 2026 mencapai 359.015 unit, meningkat sekitar 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 318.344 unit.
Di tengah pertumbuhan pasar tersebut, Grup Astra masih mempertahankan dominasinya dengan membukukan total penjualan 182.136 unit sepanjang Januari-Mei 2026.
Capaian itu membuat Astra menguasai sekitar 51 persen pangsa pasar otomotif nasional.
Kontributor terbesar penjualan Astra masih datang dari Toyota dan Lexus yang berhasil mencatatkan penjualan 111.560 unit dalam lima bulan pertama tahun ini.
Sementara Daihatsu menyumbang 59.420 unit, disusul Isuzu sebanyak 10.820 unit dan UD Trucks 336 unit.
Secara bulanan, Mei 2026 menjadi periode yang cukup positif bagi pasar otomotif nasional.
Penjualan mobil domestik mencapai 69.219 unit, meningkat dibanding Mei tahun lalu yang berada di angka 60.697 unit.
Pada bulan yang sama, Astra membukukan penjualan 38.768 unit dengan market share mencapai 56 persen.
Toyota dan Lexus menjadi penyumbang terbesar dengan penjualan 24.983 unit, diikuti Daihatsu sebanyak 11.140 unit, Isuzu 2.570 unit, serta UD Trucks 75 unit.
Di segmen Low Cost Green Car (LCGC), Astra juga masih menunjukkan dominasinya.
Hingga Mei 2026, total penjualan LCGC Astra mencapai 35.211 unit dengan pangsa pasar sekitar 76 persen.
Pada Mei saja, penjualan LCGC Astra tercatat 6.836 unit atau menguasai 83 persen pasar LCGC nasional.
Sementara itu, di luar Grup Astra, Mitsubishi Motors menjadi merek non-Astra dengan penjualan tertinggi sepanjang Januari-Mei 2026 yakni 41.904 unit.
Disusul Suzuki 30.262 unit, BYD dan Denza 20.352 unit, Honda 18.271 unit, Hyundai 7.816 unit, Wuling 6.534 unit, serta Chery 5.302 unit.
Head of Corporate Communications Astra, Windy Riswantyo, mengatakan pertumbuhan pasar otomotif sepanjang awal tahun menunjukkan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang masih terus berkembang.
"Di tengah berbagai dinamika yang ada, Astra senantiasa berupaya menghadirkan pilihan produk dan layanan yang relevan bagi pelanggan melalui berbagai merek, segmen kendaraan, serta teknologi yang tersedia," kata Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo.
Pertumbuhan pasar yang kembali positif ini menjadi sinyal bahwa permintaan kendaraan di Indonesia masih cukup kuat.
Selain didorong oleh kebutuhan mobilitas masyarakat, hadirnya berbagai model baru serta semakin beragamnya pilihan teknologi kendaraan turut menjadi faktor yang menjaga geliat industri otomotif nasional sepanjang 2026.







