OTOMOTIFMEDIA.COM – Nissan kembali mencuri perhatian di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan membawa Nissan Fairlady Z untuk pertama kalinya ke Indonesia.
Kehadiran mobil sport legendaris tersebut menjadi pusat perhatian di booth Nissan yang mengusung tema "The Art of Movement", sekaligus menegaskan bahwa Nissan tidak hanya berbicara soal elektrifikasi, tetapi juga tetap menjaga DNA performa yang telah dibangun selama lebih dari lima dekade.
"Indonesia merupakan salah satu pasar utama Nissan di kawasan ASEAN. Kehadiran Fairlady Z hari ini mencerminkan keyakinan kami terhadap masa depan Indonesia sekaligus menjadi bukti komitmen jangka panjang Nissan untuk terus tumbuh bersama pasar dan pelanggan di negara ini," kata Masao Tsutsumi, President of Nissan ASEAN and Thailand.
Fairlady Z terbaru masih mempertahankan karakter yang membuatnya dicintai sejak pertama kali lahir pada 1969.
Siluet long hood dan buritan pendek tetap menjadi identitas utama, dipadukan dengan sentuhan desain modern yang membuat tampilannya lebih agresif sekaligus aerodinamis.
Di balik kap mesin, Nissan menyematkan mesin V6 3.0-liter twin-turbo yang menghasilkan tenaga 400 PS dan torsi 475 Nm.
Mesin tersebut dipadukan dengan dua pilihan transmisi, yakni manual 6-percepatan bagi penggemar sensasi berkendara murni serta otomatis 9-percepatan untuk karakter yang lebih modern dan responsif.
Karakter sport semakin kuat berkat penggunaan sistem Rear-Wheel Drive (RWD), Mechanical Limited Slip Differential (LSD), serta penyempurnaan sektor suspensi yang dirancang menghasilkan pengendalian presisi dan stabil di berbagai kondisi jalan.
Masuk ke kabin, nuansa klasik dipadukan teknologi masa kini. Pengemudi disambut Triple Pod Cluster khas keluarga Z, panel instrumen digital 12,3 inci, layar infotainment 9 inci, kemudi bergaya Nissan GT-R, hingga sistem audio premium BOSE yang memperkuat pengalaman berkendara.
Tidak hanya menghadirkan Fairlady Z, Nissan juga memanfaatkan GIIAS 2026 untuk menunjukkan transformasi merek melalui konsep The Art of Movement.
Tema tersebut menggambarkan evolusi Nissan dari produsen mobil performa menjadi perusahaan yang mengembangkan teknologi elektrifikasi dan mobilitas masa depan.
Pengunjung diajak melihat bagaimana warisan performa dapat berjalan berdampingan dengan inovasi kendaraan elektrifikasi.
Strategi tersebut diwujudkan melalui jajaran kendaraan yang mengusung teknologi Battery Electric Vehicle (BEV)maupun e-POWER.
Menurut Nissan, teknologi e-POWER menjadi solusi yang relevan untuk Indonesia karena mampu memberikan sensasi berkendara layaknya mobil listrik tanpa memerlukan pengisian daya langsung dari sumber listrik eksternal.
Sistem ini dinilai cocok sebagai jembatan menuju era elektrifikasi di tengah kondisi infrastruktur yang masih berkembang.







