OTOMOTIFMEDIA.COM – Daihatsu memanfaatkan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk memperlihatkan seperti apa wajah mobilitas perkotaan di masa depan.
Lewat tema "Small But Capable", pabrikan asal Jepang ini membawa empat model Kei Car yang menawarkan solusi berbeda, mulai dari kendaraan listrik, hybrid, mobil sport mungil, hingga kendaraan niaga listrik.
Keempat model tersebut menjadi bagian dari total 16 kendaraan yang dipamerkan Daihatsu di GIIAS 2026 dan menunjukkan bagaimana kendaraan berdimensi kompak tetap mampu menjawab kebutuhan mobilitas modern.
“Kami berharap kehadiran model-model ini dapat memberikan inspirasi dan pengalaman baru yang unik kepada pengunjung di GIIAS,” ujar Yasushi Kyoda, Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor dalam pembukaan Booth Daihatsu di GIIAS 2026.
Sorotan pertama datang dari Midget X, mobil konsep bertenaga listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) yang mengusung dimensi lebih ringkas dibandingkan Kei Car pada umumnya.
Tak hanya tampil unik, Midget X mengadopsi konfigurasi kabin 1+2 penumpang, dengan posisi pengemudi berada di tengah bagian depan.
Tata letak tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang berbeda sekaligus mempererat interaksi antarpenumpang.
Menariknya, mobil ini juga menjadi interpretasi modern dari Daihatsu Midget generasi pertama yang di Indonesia lebih dikenal sebagai "Bemo", kendaraan roda tiga yang pernah menjadi ikon transportasi perkotaan pada era 1960-an.
Model konsep berikutnya adalah K-Vision, yang membawa teknologi e-SMART HYBRID, serupa dengan sistem yang digunakan Daihatsu Rocky Hybrid di Indonesia.
Keunggulan sistem ini adalah pengalaman berkendara layaknya mobil listrik tanpa memerlukan pengisian daya eksternal.
Mesin bensin berfungsi sebagai generator untuk memasok energi ke motor listrik sehingga lebih praktis digunakan dalam mobilitas harian.
Selain memiliki kabin yang lapang dan pintu geser untuk memudahkan akses keluar-masuk penumpang, K-Vision juga mampu menyuplai listrik ke perangkat eksternal sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas di luar kendaraan.
Bagi pecinta mobil sport, Daihatsu turut membawa K-OPEN, sebuah mobil konsep berbasis Daihatsu Copen yang tetap mempertahankan sensasi berkendara khas mesin bensin.
Mobil dua penumpang ini menggunakan konfigurasi Front Engine Rear Wheel Drive (FR) dengan dimensi panjang hanya 3.395 mm, sehingga menawarkan karakter berkendara yang lincah dan menyenangkan.
Sementara itu, sektor kendaraan niaga diwakili e-ATRAI, mobil listrik komersial pertama Daihatsu yang telah dipasarkan di Jepang sejak Februari 2026.
Van listrik tersebut dirancang untuk kebutuhan distribusi logistik harian hingga layanan last-mile delivery.
Menggunakan sistem e-SMART ELECTRIC, e-ATRAI dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 36,6 kWh yang mampu menempuh jarak lebih dari 250 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Mobil ini juga mendukung pengisian cepat DC 50 kW, yang memungkinkan kapasitas baterai terisi hingga 80 persen dalam waktu sekitar 50 menit.
Keunggulan lainnya adalah hadirnya soket listrik AC 100 volt dengan daya hingga 1.500 watt, sehingga kendaraan dapat difungsikan sebagai sumber listrik portabel untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik saat dibutuhkan.
Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor, Yasushi Kyoda, mengatakan kehadiran empat Kei Car tersebut menjadi bagian dari visi Daihatsu menghadirkan mobilitas yang lebih efisien dan praktis.







