Begini Cara Kerja Adaptive Cruise Control, Mobil Bisa Jalan dan Berhenti Sendiri

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Sabtu, 01 Agustus 2026 16:07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Begini Cara Kerja Adaptive Cruise Control, Mobil Bisa Jalan dan Berhenti Sendiri

OTOMOTIFMEDIA.COM – Teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) kini semakin banyak digunakan pada mobil modern untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara. 

 

Salah satu fitur yang paling sering dimanfaatkan saat perjalanan jauh adalah Adaptive Cruise Control (ACC).

 

Fitur ini sudah tersedia pada Mitsubishi New Pajero Sport dan Mitsubishi Xforce Ultimate with Diamond Sense.

 

Berbeda dengan cruise control konvensional yang hanya menjaga kecepatan tetap, Adaptive Cruise Control mampu menyesuaikan laju kendaraan secara otomatis mengikuti kondisi lalu lintas di depan.

 

Dengan bantuan radar, laser, dan berbagai sensor pendukung, sistem dapat melakukan akselerasi maupun pengereman tanpa pengemudi harus terus menginjak pedal gas atau rem. 

 

Bahkan pada kondisi lalu lintas padat, kendaraan dapat mengikuti mobil di depan hingga berhenti total, kemudian kembali melaju secara otomatis dalam kondisi tertentu.

 

Cara Mengaktifkan Adaptive Cruise Control

 

Agar sistem bekerja optimal, pengemudi perlu mengikuti beberapa langkah berikut:

  • Tekan tombol ACC ON yang berada di lingkar kemudi.
  • Saat kendaraan melaju minimal 30 km per jam, arahkan tombol ke posisi SET.
  • Untuk mode Stop & Go, sistem mulai bekerja sejak kecepatan sekitar 30 km per jam.
  • Pada mode Low Speed Follow, kecepatan ideal berada di kisaran 40–50 km per jam.
  • Sementara High Speed Follow digunakan saat kendaraan melaju sekitar 80 km per jam.
  • Pastikan indikator ACC pada panel instrumen berubah menjadi warna hijau, menandakan sistem telah aktif.

Setelah aktif, mobil akan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan sekaligus mengatur akselerasi dan pengereman secara otomatis sesuai kondisi lalu lintas.

 

Bisa Berhenti Sendiri Saat Macet

 

Salah satu keunggulan Adaptive Cruise Control adalah kemampuan Stop & Go.

 

Ketika kendaraan di depan berhenti, mobil akan ikut berhenti tanpa perlu pengemudi mengoperasikan pedal rem.

 

Jika kendaraan di depan kembali bergerak dalam waktu kurang dari tiga detik, mobil akan mengikuti secara otomatis.

 

Namun apabila berhenti lebih dari tiga detik, pengemudi cukup menggeser tombol ke posisi RES+ pada setir agar sistem kembali aktif.

 

Ketentuan Pengoperasian ACC

 

Supaya fitur bekerja dengan baik, terdapat beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan:

  • Sistem bekerja pada rentang kecepatan 0 hingga 135 km per jam.
  • Aktivasi awal tetap mengharuskan kendaraan melaju minimal 30 km per jam.
  • Kecepatan jelajah dapat dinaikkan atau diturunkan melalui sakelar di setir dengan menggesernya ke atas atau bawah, bukan dengan menekan tombol.
  • Saat kendaraan memasuki tikungan, sistem akan menyesuaikan kecepatan berdasarkan sudut putaran kemudi untuk menjaga stabilitas kendaraan.

Kapan Adaptive Cruise Control Akan Nonaktif?

 

Meski mampu membantu mengurangi beban pengemudi, ACC bukanlah sistem berkendara otonom sehingga pengemudi tetap wajib memegang kendali penuh.

 

Sistem akan otomatis dinonaktifkan apabila:

  • Pengemudi menginjak pedal rem.
  • Pengemudi menginjak pedal gas secara manual.
  • Rem parkir elektrik diaktifkan.
  • Tombol ACC dimatikan.
  • Tuas transmisi dipindahkan dari posisi D, termasuk ke mode Ds.

Meski menawarkan kenyamanan tinggi, Adaptive Cruise Control berfungsi sebagai fitur bantuan berkendara, bukan pengganti pengemudi. 

 

Pengemudi tetap harus memperhatikan kondisi jalan, memegang kemudi, serta siap mengambil alih kendali kapan pun dibutuhkan.

 

Berita Terkait

Cara Mengaktifkan Fitur V2L pada Chery Tiggo 9 CSH, Praktis untuk Camping hingga Kondisi Darurat Mobil Diam Tapi Mesin Hidup, Boros BBM atau Mitos? Ini Faktanya Mobil Bekas Jadi Primadona, Pembiayaan BRI Finance Tumbuh Hampir 78 Persen Mobil Turbo Butuh Perawatan Khusus? Ini Fakta yang Wajib Diketahui Cara Cabut Berkas Motor 2026, Lengkap dengan Syarat dan Biayanya Mobil Bekas Makin Diburu, OLXmobbi Perluas Jaringan hingga Kalimantan Mobil Listrik Makin Dilirik, Pembiayaan EV BRI Finance Tumbuh 13 Kali Lipat Mobil Bekas Makin Diburu, Pembiayaan BRI Finance Melonjak 169 Persen
Berita ini 11 kali dibaca