Dua Pemasok Otomotif Jepang Diisukan Tinggalkan Indonesia, Nasib Ribuan Buruh Jadi Sorotan

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Rabu, 24 Juni 2026 13:19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Pemasok Otomotif Jepang Diisukan Tinggalkan Indonesia, Nasib Ribuan Buruh Jadi Sorotan

OTOMOTIFMEDIA.COM – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengaku tengah memantau perkembangan kabar hengkangnya dua perusahaan besar komponen otomotif yang disebut-sebut akan memindahkan basis produksinya dari Indonesia ke Vietnam.

 

Langkah tersebut berpotensi menimbulkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar, mengingat kedua perusahaan memiliki ribuan tenaga kerja yang selama ini beroperasi di Indonesia.

 

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan pihaknya telah melakukan monitoring terhadap berbagai potensi persoalan ketenagakerjaan yang muncul di sektor industri, termasuk isu relokasi pabrik komponen otomotif.

 

“Kami monitor semua nanti. Case tiap kasus ini berbeda-beda penanganannya. Ada yang kita dorong bipartit dulu, ada yang kemudian kita harus datangi, ada yang harus kita panggil manajemennya dan seterusnya,” kata Yassierli dalam konferensi pers di Jakarta.

 

Menurutnya, tekanan ekonomi global dan dinamika geopolitik saat ini turut memengaruhi berbagai sektor industri, termasuk manufaktur otomotif yang menjadi salah satu tulang punggung industri nasional.

 

Karena itu, Kemnaker melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan terus melakukan pemantauan terhadap perusahaan-perusahaan yang berpotensi melakukan efisiensi maupun relokasi usaha.

 

“Jadi kami punya semacam dashboard untuk kemudian melihat ya ini kondisinya yang mana ini sekarang sedang kemudian apa ada isunya itu sudah sampai di mana,” ujarnya.

 

Isu hengkangnya industri komponen otomotif tersebut sebelumnya diungkap oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal.

 

Ia menyebut terdapat dua perusahaan komponen otomotif asal Jepang yang beroperasi di Jawa Timur dan berpotensi menghentikan aktivitas produksinya di Indonesia.

 

“Di daerah Pasuruan dan Mojokerto, Jawa Timur, ada dua perusahaan, saya belum bisa sebut nama perusahaannya. Dua perusahaan raksasa komponen otomotif. Itu bisa ribuan karyawannya akan terdampak PHK,” ucap Said Iqbal.

 

Meski belum mengungkap identitas perusahaan secara resmi, Said memberikan petunjuk berupa inisial PT J dan PT S. 

 

Kedua perusahaan tersebut disebut tengah mempertimbangkan pemindahan fasilitas produksi ke Vietnam.

 

Menurutnya, keputusan tersebut berkaitan dengan strategi global prinsipal di Jepang yang mulai mengalihkan fokus bisnis menuju pengembangan kendaraan listrik.

 

“Jadi prinsipalnya di Jepang, akan memindahkan produksinya ke negara-negara yang lebih produktif dan mengubah diversifikasi produknya. Jadi mereka akan berfokus di mobil listrik yang pengembangannya dilakukan di Vietnam, bukan di Indonesia,” kata Said memungkasi.

 

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Daihatsu Kumpul Sahabat Depok 2026, Komunitas dan UMKM Ikut Bergairah Libur Idul Adha Dongkrak Kunjungan IIMS Surabaya 2026 Hari Kedua Nasib Indonesia Tanpa Insentif Otomotif 2026, Apa Dampaknya? Ribuan Suzuki Fronx dan Satria F150 Resmi Dieskpor, Ini Negara Tujuannya IMOS 2025 Resmi Dibuka, Hadirkan Tren, Teknologi dan Berbagai Penawaran Menarik Dunia Roda Dua Jadi Ikon Fashion dan Gaya Hidup Anak Muda, Vespa LX Terbaru Dibekali Mesin I-Get 150cc Lebih Powerfull Ribuan Warga Bali Guncang Pasar Kintamani Lewat Grebek Pasar Rame Yamaha 2025 Ribuan Pengendara Grand Filano Hybrid Berbagi Kebaikan Bulan Ramadan di Seluruh Indonesia
Berita ini 5 kali dibaca