Sepele Tapi Krusial, Wiper dan Kolong Mobil Bisa Jadi Penentu Keselamatan

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Sabtu, 09 Mei 2026 16:19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepele Tapi Krusial, Wiper dan Kolong Mobil Bisa Jadi Penentu Keselamatan

Otomotifmedia.com - Banyak pemilik kendaraan masih menganggap perawatan kecil sebagai hal sepele.

 

Padahal, komponen sederhana seperti karet wiper hingga kebersihan kolong mobil justru memiliki dampak besar terhadap keselamatan dan umur pakai kendaraan.

 

Dalam praktik sehari-hari, perhatian sering tertuju pada mesin atau performa, sementara detail kecil luput dari pengawasan.

 

Padahal, dua aspek ini punya peran vital, terutama saat mobil digunakan dalam kondisi cuaca ekstrem atau jalan yang tidak ideal.

 

Karet wiper, misalnya, menjadi komponen krusial dalam menjaga visibilitas saat hujan. Ketika kondisinya mulai aus, kemampuan menyapu air di kaca depan menurun drastis.

 

Dampaknya bukan sekadar gangguan kenyamanan, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

 

Wiper yang sudah tidak layak pakai biasanya ditandai dengan sapuan yang tidak bersih, muncul garis air di kaca, hingga bunyi berdecit yang mengganggu konsentrasi pengemudi.

 

Bahkan, dalam kondisi tertentu, karet yang mengeras dapat menimbulkan goresan halus pada kaca depan.

 

Umumnya, karet wiper perlu diganti setiap 6 hingga 12 bulan, tergantung intensitas penggunaan dan paparan panas.

 

Jika sudah terlihat retak, sapuan tidak merata, atau gerakan terasa loncat, penggantian sebaiknya tidak ditunda.

 

Selain wiper, area kolong mobil juga sering luput dari perhatian. Padahal, bagian ini menjadi titik paling rentan terhadap paparan kotoran, air, hingga lumpur yang dapat memicu korosi secara perlahan.

 

Kondisi jalan yang basah atau tergenang air, apalagi yang bercampur lumpur dan zat kimia seperti garam, dapat mempercepat proses karat pada rangka dan komponen logam. 

 

Jika dibiarkan, dampaknya bisa merembet ke sistem pengereman, sambungan baut, hingga komponen suspensi.

 

Membersihkan kolong mobil secara berkala menjadi langkah preventif yang sering diabaikan.

 

Padahal, tindakan sederhana ini mampu menjaga kondisi komponen tetap optimal, memperpanjang usia pakai, sekaligus mempertahankan nilai jual kendaraan.

 

Kebiasaan mencuci kolong setelah melewati genangan air atau jalan berlumpur juga dapat meminimalkan risiko kerusakan jangka panjang yang sering tidak disadari sejak awal.

 

Fenomena ini menunjukkan bahwa perawatan kendaraan tidak selalu soal biaya besar atau komponen kompleks. 

 

Justru, detail kecil seperti karet wiper dan kebersihan kolong bisa menjadi faktor penentu keselamatan berkendara.

Berita Terkait

Mobil Diam Tapi Mesin Hidup, Boros BBM atau Mitos? Ini Faktanya Mobil Bekas Jadi Primadona, Pembiayaan BRI Finance Tumbuh Hampir 78 Persen Mobil Turbo Butuh Perawatan Khusus? Ini Fakta yang Wajib Diketahui Mobil Bekas Makin Diburu, OLXmobbi Perluas Jaringan hingga Kalimantan Mobil Listrik Makin Dilirik, Pembiayaan EV BRI Finance Tumbuh 13 Kali Lipat Mobil Bekas Makin Diburu, Pembiayaan BRI Finance Melonjak 169 Persen Mobil Manual Sering Engine Brake, Waspadai Risiko pada Mesin dan Transmisi Mobil Listrik Kena Pajak, tapi Warga Jakarta Dapat “Diskon” Ini
Berita ini 90 kali dibaca