OTOMOTIFMEDIA.COM - Kehadiran Toyota New Veloz Hybrid EV mulai menarik perhatian konsumen yang ingin beralih ke mobil ramah lingkungan dengan konsumsi BBM lebih irit.
Namun di balik tingginya minat tersebut, masih banyak calon konsumen yang ternyata belum memahami teknologi hybrid secara utuh.
Salah satu pertanyaan paling sering muncul bahkan terdengar cukup unik: takut kesetrum saat menggunakan mobil hybrid.
Fenomena ini diungkap Auto2000 yang menyebut masih banyak masyarakat memiliki persepsi keliru soal teknologi hybrid, mulai dari cara pengisian daya, usia baterai, hingga keamanan sistem kelistrikan.
Menurut Auto2000, salah satu kesalahpahaman terbesar adalah anggapan bahwa mobil hybrid harus di-charge layaknya mobil listrik murni.
Padahal New Veloz Hybrid EV mengusung teknologi self-charging hybrid yang memungkinkan baterai terisi otomatis saat mobil berjalan dan melakukan pengereman.
Artinya, pengguna tetap hanya perlu mengisi bensin tanpa harus repot mencari charging station.
Selain itu, kekhawatiran soal daya tahan baterai hybrid juga masih menjadi pertanyaan utama calon konsumen.
Banyak yang mempertanyakan usia pakai baterai hingga biaya penggantian jika terjadi kerusakan.
Auto2000 menegaskan baterai hybrid Toyota sudah dirancang untuk penggunaan jangka panjang dan memiliki garansi resmi.
Perawatannya pun diklaim tidak jauh berbeda dibanding mobil konvensional.
Hal menarik lainnya adalah masih adanya kekhawatiran soal risiko tersengat listrik saat menggunakan mobil hybrid.
Menurut Auto2000, seluruh sistem kelistrikan hybrid sudah dibekali standar keamanan tinggi dengan lapisan isolasi dan sistem pemutus arus otomatis saat terjadi kondisi abnormal.
Dengan sistem tersebut, penggunaan mobil hybrid sehari-hari disebut tetap aman bagi pengemudi maupun penumpang.
Selain isu keamanan, pertanyaan lain yang sering muncul adalah soal konsumsi BBM dan penggunaan bahan bakar.
Banyak konsumen penasaran apakah Veloz Hybrid EV benar-benar irit dan apakah bisa menggunakan BBM oktan rendah.
Auto2000 menyarankan penggunaan BBM tetap mengikuti rekomendasi pabrikan agar performa dan efisiensi kendaraan tetap optimal dalam jangka panjang.
Dari sisi perawatan, Auto2000 menyebut pengguna tidak membutuhkan perlakuan khusus.
Konsumen hanya perlu melakukan servis berkala sesuai jadwal untuk menjaga performa seluruh sistem hybrid tetap optimal.







