Asap Tebal di Proyek Pabrik BYD Subang, Kebakaran Diduga Berawal dari Puntung Rokok

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Jumat, 05 Juni 2026 07:07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asap Tebal di Proyek Pabrik BYD Subang, Kebakaran Diduga Berawal dari Puntung Rokok

OTOMOTIFMEDIA.COM – Pabrik PT BYD Auto Indonesia yang sedang dibangun di kawasan Subang Smartpolitan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengalami kebakaran pada Rabu sore, 3 Juni 2026. 


Peristiwa tersebut sempat menghebohkan publik setelah video kepulan asap hitam tebal dari area proyek beredar luas di media sosial.

 

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

 

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, penyidik Polres Subang telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

 

"Dalam kejadian ini hanya kerugian materil dan tidak ada korban jiwa," ucap Hendra dalam pernyataan resminya, Kamis, 4 Juni 2026.

 

Menurutnya, petugas masih melakukan pendataan terkait kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut. 

Polisi juga masih mendalami sumber api yang menyebabkan insiden tersebut.

 

Hendra menjelaskan bahwa material yang terbakar didominasi oleh tumpukan kertas sehingga menghasilkan asap tebal yang terlihat dari jarak jauh.

 

"Yang kebakar berupa kertas-kertas. Tapi karena asapnya tebal jadi dikira kebakaran besar," kata dia.

 

Sementara itu, dugaan awal yang beredar di media sosial menyebutkan kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang masih menyala. 

 

Informasi tersebut muncul dalam unggahan akun Instagram, @ckpinfo yang menampilkan rekaman video dari lokasi kejadian.

 

Dalam video tersebut terlihat asap hitam pekat membumbung tinggi dari area proyek pembangunan pabrik. 

 

Sejumlah pekerja tampak keluar dari lokasi untuk menghindari potensi bahaya yang lebih besar.

 

Meski begitu, pihak kepolisian belum mengonfirmasi dugaan tersebut dan menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

 

Kebakaran ini terjadi di tengah proses pembangunan fasilitas manufaktur BYD yang menjadi salah satu investasi terbesar di sektor kendaraan listrik nasional.

 

Pabrik yang berlokasi di kawasan Subang Smartpolitan tersebut dibangun di atas lahan seluas 108 hektare dengan kapasitas produksi yang dirancang mencapai 150.000 unit kendaraan per tahun.

 

Jika beroperasi penuh, fasilitas ini akan menjadi salah satu basis produksi kendaraan listrik terbesar di Asia Tenggara sekaligus memperkuat komitmen jangka panjang BYD di Indonesia.

 

Berita Terkait

BYD Bawa Atto 1 ke Brightspot City 2026, Bidik Generasi Muda Lewat Kolaborasi Fashion BYD Tech Culture Fest 2026 Resmi Digelar, Pengunjung Bisa Jajal Seal 6 DM hingga DENZA B5 BYD M6 DM Buka Era Baru MPV PHEV di Indonesia, Intip Bocoran Spesifikasinya BYD Indonesia Respons Krisis Biaya Produksi EV China: Kami Masih Confident BYD Bongkar Rahasia Teknologi Hybrid DM: Mobil Irit 65 Km per Liter, Tenaga Tetap Responsif Dari Pembiayaan Otomotif ke Pelestarian Lingkungan, ACC Tanam 5.000 Mangrove BYD ATTO 1 Makin Murah! Varian Baru STD Dibanderol Mulai Rp199 Juta Dari Lexus sampai Land Cruiser 1980, Ini Isi Koleksi Mobil Prabowo Subianto di LHKPN 2025
Berita ini 68 kali dibaca