GAC Indonesia Buka Rahasia Kekuatan Teknologi AION, Investasi R&D Tembus Rp17 Triliun

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Senin, 06 Juli 2026 12:59:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAC Indonesia Buka Rahasia Kekuatan Teknologi AION, Investasi R&D Tembus Rp17 Triliun

OTOMOTIFMEDIA.COM – Di tengah derasnya kehadiran merek baru, GAC Indonesia memilih memperkuat kepercayaan konsumen dengan mengungkap fondasi teknologi global yang menjadi tulang punggung setiap mobil listrik GAC AION yang dipasarkan di Tanah Air.

 

GAC mengandalkan pengalaman hampir tiga dekade dalam riset dan pengembangan (Research & Development/R&D), kemampuan engineering kelas dunia, hingga inovasi berkelanjutan yang telah diterapkan di berbagai pasar global.

 

Sepanjang 2025, GAC Group menginvestasikan dana sebesar RMB 7,71 miliar (Rp 17 triliun) atau sekitar 7,98 persen dari total pendapatan perusahaan untuk mempercepat pengembangan teknologi kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV).

 

Investasi tersebut digunakan untuk mengembangkan berbagai teknologi masa depan, mulai dari all-solid-state lithium battery, L3 conditional autonomous driving, hingga solusi mobilitas udara melalui GOVY AirJet.

 

Strategi tersebut menjadi bagian dari komitmen jangka panjang GAC dalam membangun ekosistem mobilitas yang lebih aman, cerdas, dan berkelanjutan.

 

Pengembangan teknologi GAC didukung jaringan pusat riset global yang tersebar di Guangzhou, Shanghai, Beijing, Silicon Valley, Los Angeles, hingga Milan melalui sistem pengembangan "1+5+X". 

 

Dari jaringan inilah lahir berbagai teknologi inti seperti AEP (AION Electric Platform), Magazine Battery, ADiGO Intelligent System, ADiMOTION Hybrid Technology, serta X-SOUL Safety Architecture.

 

Seluruh teknologi tersebut menjadi platform bersama yang digunakan pada seluruh lini kendaraan GAC di berbagai negara, termasuk model GAC AION yang kini dipasarkan di Indonesia.

 

Dengan demikian, konsumen Indonesia mendapatkan standar engineering, kualitas, keselamatan, dan teknologi yang sama seperti yang diterima pelanggan GAC di pasar global.

 

Tak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, GAC juga menerapkan standar tinggi pada proses manufaktur, pengujian kualitas, hingga pengembangan produk agar mampu menghadirkan kendaraan yang aman, andal, efisien, dan nyaman digunakan dalam berbagai kondisi.

 

Komitmen tersebut tercermin dari performa bisnis perusahaan secara global. Hingga Mei 2026, GAC Group membukukan penjualan lebih dari 628.200 unit kendaraan di seluruh dunia. 

 

Sementara itu, GAC AION mencatat penjualan 144.100 unit, atau meningkat 62,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Saat ini, GAC telah memperluas jaringannya ke 102 negara dan wilayah melalui 696 titik penjualan dan layanan, menunjukkan penerimaan pasar terhadap produk dan teknologi yang dikembangkannya.

 

Indonesia sendiri menjadi salah satu pasar utama GAC di kawasan Asia Tenggara. 

 

Melalui strategi "In Local, For Local" dan pendekatan One GAC, perusahaan tidak hanya menghadirkan produk berstandar global, tetapi juga menyesuaikannya dengan kebutuhan konsumen Indonesia.

 

Strategi tersebut diwujudkan melalui pengembangan perakitan lokal, peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), perluasan jaringan dealer dan layanan purna jual, serta menghadirkan portofolio kendaraan listrik yang semakin lengkap.

 

"Di balik setiap kendaraan yang dipercaya konsumen, selalu ada perusahaan yang memiliki fondasi engineering, inovasi, dan kualitas yang kuat. Selama hampir tiga dekade, GAC membangun fondasi tersebut melalui investasi yang konsisten dalam riset dan pengembangan sehingga mampu menghadirkan teknologi yang relevan sekaligus memenuhi standar kualitas global," kata Andry Ciu, CEO GAC Indonesia.

 

"Seluruh kapabilitas itulah yang kini kami hadirkan di Indonesia. Kami ingin masyarakat Indonesia tidak hanya mengenal GAC melalui produknya, tetapi juga memahami kekuatan engineering, inovasi, dan pengalaman global yang berada di balik setiap kendaraan GAC," ucapnya menambahkan.

 

Ke depan, GAC Indonesia menegaskan akan terus memperkuat posisinya sebagai bagian dari strategi ekspansi global GAC di Asia Tenggara melalui inovasi produk, pengembangan teknologi, serta layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia.

Berita Terkait

Teknologi Common Rail Jadi Senjata Isuzu Tekan Konsumsi Solar dan Emisi Bukan Sekadar EV, AION UT dan AION V Kini Jadi Mainan Baru Anak Modifikasi Bukan Sekadar Tampil, Ini Cara Maybach Menguasai The Devil Wears Prada 2 Bukan Mobil, Hyundai Bakal Masuk Pasar Motor Roda Tiga Listrik Buka Puasa Bersama dan Santunan Indomobil Harley-Davidson® of Jakarta dan H.O.G. Indomobil Jakarta Chapter Bukan Cuma Melawan Arus, Knalpot Brong Jadi Sasaran Penindakan di Operasi Keselamatan 2026 Buka Diler Baru dan Fasilitas Cat Bodi, Mitsubishi Motors Perkuat Layanan di Sulawesi Utara Bukan Buat Kaum Mendang-mending, Royal Alloy JPS 245 DARWINBRO Resmi Diluncurkan
Berita ini 9 kali dibaca