OTOMOTIFMEDIA.COM - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menghadirkan Isuzu ELF NLR Campervan di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Model ini merupakan hasil kolaborasi bersama Karoseri Delima Mandiri dan kreator konten perjalanan JAJAGO.
"Melalui kehadiran Isuzu ELF NLR Campervan di GIIAS 2026, kami ingin menunjukkan kendaraan komersial Isuzu memiliki fleksibilitas aplikasi yang sangat luas. Bukan hanya menjadi kendaraan angkutan penumpang maupun logistik, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi campervan yang mendukung aktivitas perjalanan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif," kata Rian Erlangga.
Basis yang digunakan merupakan Isuzu ELF NLR B, yang memang dikenal memiliki sasis fleksibel untuk berbagai kebutuhan karoseri.
Platform ini memiliki dimensi panjang 4.700 mm, lebar 1.835 mm, dan tinggi 2.205 mm, sehingga menyediakan ruang cukup luas untuk diubah menjadi motorhome lengkap tanpa mengorbankan karakter kendaraan komersial.
Isuzu membekali ELF NLR dengan Multi Information Display yang informatif, posisi duduk pengemudi yang dapat disesuaikan dengan postur tubuh, tilt steering, USB charging 2,4A, dan soket listrik 24V/120W.
Selain itu juga terdapat berbagai ruang penyimpanan multifungsi, hingga sistem blower yang telah terintegrasi sehingga mudah dipadukan dengan pendingin kabin tambahan sesuai kebutuhan karoseri.
Di balik kabinnya, campervan ini tetap mengandalkan mesin diesel legendaris 4JJ1-TC Common Rail berkapasitas 3.000 cc yang telah memenuhi standar emisi Euro 4.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 120 PS pada 2.600 rpm dengan torsi puncak 36 kgm pada 1.500 rpm, karakter yang memang dirancang untuk membawa beban besar sekaligus menjaga efisiensi bahan bakar saat digunakan menjelajah berbagai kontur jalan.
Performa mesin turut didukung teknologi Exhaust Gas Recirculation (EGR) dan Diesel Oxidation Catalyst (DOC)untuk menekan emisi gas buang.
Selain itu, sistem bahan bakarnya telah menggunakan pre-fuel filter tambahan yang membantu menyaring kontaminan sebelum solar masuk ke mesin.
Teknologi ini membuat performa mesin lebih stabil, memperpanjang usia komponen injeksi, sekaligus menekan biaya perawatan dalam jangka panjang.
Karoseri Delima Mandiri menyebut pengembangan campervan berbasis ELF NLR relatif mudah dilakukan berkat konstruksi sasis yang mendukung berbagai kebutuhan modifikasi.
"Selama proses pembuatan campervan, kami merasakan bagaimana sasis yang dimiliki Isuzu ELF NLR sangat mempermudah untuk dikreasikan sebagai campervan dan mampu memuat berbagai fasilitas yang dibutuhkan sebagai sebuah kendaraan rekreasional," ujar Product Manager PT Delima Mandiri, Albertus Whitney.
Nilai tambah lain datang dari kolaborasi bersama pasangan kreator konten JAJAGO, John dan Riana, yang selama ini dikenal hidup berpindah-pindah menggunakan campervan.
Mereka memberi nama kendaraan ini Komo, sekaligus memperlihatkan bahwa konsep motorhome juga memiliki peluang berkembang di Indonesia.
"Melalui kehadiran Komo di GIIAS 2026, kami ingin menunjukan kepada masyarakat bahwasanya di Indonesia juga ada motorhome yang layak dan bisa merasakan pengalaman menikmati alam seperti yang dilakukan di luar negeri," ucap Perwakilan JAJAGO, John.
Bagi Isuzu, proyek ini bukan sekadar memamerkan kendaraan modifikasi, tetapi menjadi gambaran bagaimana kendaraan komersial dapat beradaptasi mengikuti perubahan gaya hidup masyarakat.
Mulai dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga tren vanlife, seluruhnya dapat diakomodasi oleh platform Isuzu ELF NLR yang selama ini dikenal tangguh di berbagai medan.







