OTOMOTIFMEDIA.COM – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran transportasi dan distribusi barang di Indonesia melalui penyediaan kendaraan komersial serta penguatan layanan purna jual.
Hingga September 2026, Isuzu didukung 130 outlet resmi, lebih dari 183 Bengkel Mitra Isuzu, 2.200 partshop, dan 165 Bengkel Isuzu Berjalan.
Selama lebih dari lima dekade beroperasi di Indonesia, Isuzu telah menghadirkan kendaraan komersial untuk menunjang kebutuhan logistik, distribusi, konstruksi, transportasi penumpang, hingga berbagai kegiatan bisnis.
“suzu ingin terus menjadi bagian dari ekosistem tersebut dengan menghadirkan kendaraan dan layanan yang dapat memberikan nilai nyata bagi pelanggan. Sehingga kami terus bisa berkontribusi aktif dalam menghubungkan setiap usaha, serta menjadi rekan yang bisa diandalkan sekarang hingga nanti” ujar Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Masayasu Hideshima.
Isuzu menawarkan sejumlah produk yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan operasional dengan karakteristik berbeda.
Di segmen kendaraan niaga ringan, Isuzu TRAGA ditujukan untuk mendukung kegiatan distribusi dan usaha.
Sementara itu, Isuzu ELF hadir untuk menunjang berbagai kebutuhan transportasi dan operasional.
Adapun Isuzu GIGA menyasar kebutuhan kendaraan niaga berkapasitas besar dengan pilihan spesifikasi yang beragam.
Isuzu juga memiliki produk kendaraan komersial ringan melalui mu-X dan kendaraan kabin ganda D-Max.
Seluruh jajaran tersebut menjadi bagian dari strategi Isuzu dalam menyediakan solusi mobilitas untuk sektor logistik, distribusi, konstruksi, transportasi penumpang, dan kegiatan bisnis lainnya.
"Dengan semangat 'Real Partner, Real Journey', Isuzu akan terus menemani Isuzu Partner dalam menjaga kendaraan tetap produktif sekaligus mendukung berbagai aktivitas usaha yang turut menggerakkan perekonomian Indonesia. Selamat Hari Perhubungan Nasional," ucap Hidesima.
Perluas Akses Servis dan Suku Cadang
Bagi Isuzu, dukungan terhadap sektor transportasi tidak berhenti pada penjualan kendaraan.
Perusahaan juga memperkuat jaringan purna jual untuk membantu pelanggan menjaga kondisi armada sekaligus mengurangi risiko gangguan operasional.
Hingga September 2026, jaringan layanan Isuzu mencakup 130 outlet resmi, 183 Bengkel Mitra Isuzu atau BMI, lebih dari 2.200 Partshop Isuzu, dan 165 Bengkel Isuzu Berjalan atau BIB.
Kehadiran Bengkel Isuzu Berjalan memungkinkan layanan perawatan dan perbaikan dilakukan secara lebih fleksibel, termasuk untuk kendaraan yang beroperasi di lokasi pelanggan.
Selain jaringan fisik, IAMI juga mengembangkan Isuzu Link, teknologi telematika yang membantu pemilik armada memantau produktivitas kendaraan, keselamatan berkendara, efisiensi operasional, serta jadwal perawatan.
Melalui dukungan teknologi dan jaringan layanan tersebut, pengelolaan armada dapat dilakukan secara lebih proaktif.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga kendaraan tetap produktif sekaligus meminimalkan potensi terhentinya kegiatan usaha.
“Kami terus memperkuat jaringan layanan, ketersediaan suku cadang, teknologi, serta layanan seperti Bengkel Isuzu Berjalan agar Isuzu Partner dapat menjalankan bisnis dengan lebih tenang dan produktif,” ujar Hidesima memungkasi.







