Otomotifmedia.com - Honda Motor Co., Ltd., mengumumkan akan menghentikan penjualan mobil Honda di Korea Selatan pada akhir tahun 2026.
Dalam pernyataan resminya, Honda Global menuturkan bahwa terjadi perubahan kondisi pasar mobil global dan Korea Selatan yang membuatnya mengambil keputusan tersebut.
"Setelah pertimbangan menyeluruh dari perspektif memusatkan sumber daya perusahaan untuk memperkuat daya saing jangka menengah hingga panjang, Honda memutuskan untuk menghentikan operasi penjualan mobil di Korea Selatan," tulis Honda Global dalam keterangan resminya.
Kendati penjualan dihentikan, Honda menjamin layanan purna jual, termasuk servis dan pemeliharaan kendaraan, pasokan suku cadang, serta dukungan garansi kepada konsumen di Korea Selatan.
Honda hanya akan menghentikan penjualan mobilnya, sementara untuk produk sepeda motornya masih akan terus dipasarkan di Korea Selatan.
Melansir laman Reuters, penjualan lesu menjadi indikasi hengkangnya Honda dari Korea Selatan. Di tahun lalu, Honda hanya mencatatkan penjualan kurang dari 2.000 unit di Korsel.
Asosiasi Importir dan Distributor Mobil Korea Selatan mencatat Honda hanya terdaftar 84 unit mobilnya di Korea Selatan pada bulan lalu.
Honda berada di peringkat bersamaan dengan Cadillac sebanyak 75 unit, Peugeot 72 unit, Ford 35 unit, hingga Bentley.
Sebagai perbandingan, Toyota terdaftar sebanyak 738 unit mobilnya bulan lalu di Korea Selatan. Pabrikan Cina, BYD terdaftar 1.664 unit di bulan lalu.
Sebagai informasi, Honda memulai penjualan mobilnya di Korea Selatan pada Mei 2004. Beberapa model yang dipasarkan di sana antara lain Accord hingga CR-V.







