OTOMOTIFMEDIA.COM – Di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, JAECOO Indonesia menunjukkan bahwa modifikasi juga bisa menjadi medium untuk mengekspresikan karakter pemilik tanpa menghilangkan identitas asli kendaraan.
Hal tersebut diwujudkan melalui kolaborasi JAECOO bersama 347 Homebreaks dan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) yang menghadirkan interpretasi baru terhadap JAECOO J5 EV.
Mengusung konsep The Real SUV EV, proyek ini menitikberatkan pada personalisasi yang tetap mempertahankan desain orisinal sekaligus memperkuat karakter SUV listrik tersebut.
Kolaborasi ini melibatkan tiga pendekatan berbeda.
347 Homebreaks menghadirkan perspektif lifestyle dan desain, NMAA menerjemahkannya ke dalam konsep modifikasi yang aman serta fungsional, sementara JAECOO menjadikan J5 EV sebagai platform yang fleksibel untuk mengekspresikan gaya hidup penggunanya.
Founder 347 Homebreaks, Dendy Darman, menilai kendaraan kini telah menjadi bagian dari identitas seseorang, sama seperti fashion maupun desain.
“Kita terinspirasi awalnya dari surfing, pada saat mobil ini ada, siluet nya pas banget dengan model dan gaya kita. Dan juga mobil ini sesuai dengan kegiatan kita, modelnya outdoor, tetapi masih sesuai dipakai di perkotaan dan di tempat terpencil” ujar Dendy.
Menurutnya, proses personalisasi pada JAECOO J5 EV tidak bertujuan membuat mobil tampil berlebihan, melainkan memberikan sentuhan yang tetap natural bagi pengguna yang aktif beraktivitas di perkotaan sekaligus gemar menikmati akhir pekan di alam terbuka.
NMAA Tekankan Modifikasi yang Aman dan Fungsional
Dalam proyek ini, NMAA berperan memastikan setiap sentuhan modifikasi tetap mengedepankan aspek keamanan, fungsi, dan kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari.
Founder NMAA sekaligus Direktur Modifikasi IMI Pusat, Andre Mulyadi, menilai JAECOO J5 EV sudah memiliki desain SUV yang kuat sehingga hanya membutuhkan penyempurnaan sesuai karakter pemiliknya.
“Modifikasi yang proper itu modifikasi yang aman untuk digunakan sehari-hari dan juga bisa mempersonalisasikan apa yang kita gunakan sesuai dengan styling kita sendiri dan mobilnya di dandanin sesuai dengan personalisasi pemiliknya," ucap Andre.
Bagi JAECOO Indonesia, kolaborasi ini merupakan implementasi filosofi co-creation yang selama ini menjadi bagian dari pengembangan merek.
Melalui proyek bersama 347 Homebreaks dan NMAA, JAECOO ingin menunjukkan bahwa J5 EV bukan hanya kendaraan listrik, tetapi juga media bagi pemiliknya untuk mengekspresikan kreativitas tanpa kehilangan karakter desain bawaan.
“Kita ingin mempertemukan dua orang ini dan canvas putihnya ada di JAECOO J5, dan kita ingin memberikan inspirasi baru dan tampilan baru dalam JAECOO J5," kata Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing JAECOO Indonesia.
Melalui hasil kolaborasi tersebut, JAECOO ingin memperlihatkan bahwa J5 EV dapat berkembang mengikuti karakter pemiliknya tanpa harus menghilangkan identitas sebagai The Real SUV EV.







