OTOMOTIFMEDIA.COM – Jalan berlubang, permukaan beton bergelombang, hingga jalur tanah dan kerikil masih menjadi bagian dari keseharian pengendara di Indonesia.
Kondisi tersebut membuat kemampuan mobil melibas medan tidak rata menjadi salah satu pertimbangan penting, terutama bagi pengguna yang kerap bepergian ke luar kota.
Sejumlah model Mitsubishi Motors seperti Pajero Sport, Xforce, Xpander, Xpander Cross, Destinator, hingga Triton disebut memiliki karakter yang siap menghadapi berbagai kondisi jalan tersebut.
Bukan sekadar soal tampilan SUV, kemampuan ini ditopang kombinasi suspensi, ground clearance, struktur kendaraan, hingga fitur pendukung.
Salah satu faktor yang menjadi modal Mitsubishi Motors menghadapi medan berat adalah pengalaman panjang merek tersebut di dunia reli dan off-road.
Pengalaman Mitsubishi Motors di ajang ekstrem seperti Dakar Rally kemudian menjadi bagian dari karakter kendaraan produksinya.
Prinsip tersebut tercermin pada rancangan sasis dan suspensi yang dibuat untuk tetap memberikan keseimbangan antara ketangguhan dan kenyamanan.
Karakter tersebut membuat mobil Mitsubishi Motors tidak hanya ditujukan untuk jalan aspal mulus, tetapi juga mampu menghadapi permukaan jalan yang kurang bersahabat.
Suspensi Jadi Kunci Kenyamanan
Saat melintasi jalan rusak, suspensi menjadi salah satu komponen yang paling menentukan.
Pada Pajero Sport dan Triton, misalnya, karakter suspensi dirancang untuk menghadapi penggunaan berat, termasuk ketika melintasi lubang, polisi tidur, maupun jalur tanah.
Sementara Xpander, Xpander Cross, Xforce, dan Destinator mengedepankan karakter suspensi yang tetap nyaman untuk kebutuhan keluarga, tetapi memiliki kemampuan meredam benturan ketika menghadapi jalan berlubang atau permukaan beton bergelombang.
Kombinasi tersebut membuat kendaraan tetap terasa stabil sekaligus membantu mengurangi getaran yang masuk ke dalam kabin.
Ground Clearance Tinggi Jadi Senjata
Selain suspensi, ground clearance menjadi modal penting ketika harus menghadapi jalan rusak.
Semakin tinggi jarak bodi kendaraan dengan permukaan jalan, semakin kecil risiko bagian bawah mobil terbentur ketika melewati lubang atau permukaan tidak rata.
Dalam materi yang disampaikan, sejumlah model Mitsubishi Motors memiliki ground clearance sebagai berikut:
- Xpander/Xpander Cross: 220-225 mm
- Xforce: 222 mm
- Destinator: 214 mm
- Pajero Sport: 218 mm
- Triton: 220 mm
Ground clearance tersebut memberikan keuntungan ketika mobil harus melewati lubang, genangan, maupun permukaan jalan yang tidak rata.
Risiko bagian bawah kendaraan bersentuhan langsung dengan permukaan jalan pun dapat diminimalkan.
Sasis dan Bodi Dirancang untuk Medan Berat
Ketangguhan mobil Mitsubishi Motors juga tidak terlepas dari konstruksi kendaraan.
Model dengan struktur monokok memiliki rigiditas yang mendukung rasa kokoh ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata.
Sementara Pajero Sport dan Triton mengandalkan konstruksi ladder frame yang dikenal sesuai untuk kebutuhan membawa beban serta menghadapi kondisi penggunaan yang lebih berat.
Profil Ban Ikut Menentukan
Kemampuan melewati jalan rusak bukan hanya ditentukan suspensi dan sasis. Ban serta ukuran pelek juga memiliki peran.
Mobil Mitsubishi Motors menggunakan profil ban yang disebut tidak terlalu tipis dengan ukuran pelek yang tetap mempertimbangkan kenyamanan.
Konfigurasi tersebut membuat ban lebih toleran terhadap benturan sekaligus membantu memberikan peredaman ketika kendaraan melintasi jalan yang permukaannya tidak rata.
Ada Fitur yang Membantu Saat Jalan Licin dan Rusak
Sejumlah fitur berkendara juga membantu menjaga kendaraan tetap terkendali ketika kondisi jalan berubah.
Salah satunya Active Yaw Control (AYC) yang tersedia pada Xforce, Xpander Cross, dan Destinator.
Fitur tersebut membantu menjaga kestabilan kendaraan ketika roda kiri dan kanan melewati permukaan dengan tingkat traksi berbeda.
Kemudian terdapat pilihan Drive Mode seperti Gravel, Mud, dan Wet pada model tertentu, yang membantu kendaraan mempertahankan traksi ketika melintasi permukaan jalan dengan kondisi berbeda.
Fitur lain seperti Hill Start Assist dan Traction Control juga membantu pengemudi ketika harus melewati tanjakan atau permukaan jalan yang memiliki tingkat cengkeraman rendah.
Pada akhirnya, kemampuan menghadapi jalan rusak tidak berdiri pada satu komponen saja. Kombinasi konstruksi kendaraan, suspensi, ground clearance, ban, serta fitur pengendalian menjadi faktor yang menentukan.







