ATTO 1 Terlaris Nasional, Penjualan Mobil Listrik Indonesia Tembus 84 Ribu Unit

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Minggu, 27 September 2026 10:01:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATTO 1 Terlaris Nasional, Penjualan Mobil Listrik Indonesia Tembus 84 Ribu Unit

OTOMOTIFMEDIA.COM - Kendaraan listrik mulai menunjukkan perubahan posisi di pasar otomotif Indonesia. 

 

Bukan lagi sekadar pilihan alternatif, mobil listrik kini mulai masuk ke persaingan penjualan arus utama. 

 

Kondisi ini tercermin dari BYD ATTO 1 yang mencatat penjualan wholesales 5.560 unit pada Agustus 2026 dan menjadi model kendaraan dengan penjualan tertinggi secara nasional pada bulan tersebut.

 

Pencapaian ATTO 1 terjadi ketika pasar kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) Indonesia terus bertumbuh.

 

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, penjualan NEV nasional telah menembus lebih dari 110 ribu unit.

 

Khusus Agustus 2026, penjualan NEV meningkat dua puluh dua persen dibandingkan Juli 2026. 

 

Tren tersebut memperlihatkan semakin banyak pilihan teknologi kendaraan yang tersedia sekaligus meningkatnya penerimaan konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi.

 

Di tengah pertumbuhan tersebut, BYD Indonesia mencatat wholesales lebih dari 40.600 unit hingga Agustus 2026, dengan pangsa pasar sekitar tiga puluh tujuh persen.

 

Performa tersebut salah satunya ditopang ATTO 1 yang langsung mencuri perhatian pasar. Penjualannya pada Agustus 2026 naik tiga puluh satu persen dibandingkan bulan sebelumnya.

 

Di segmen Low & LCGC Hatchback, ATTO 1 bahkan mencatat pangsa pasar sebesar empat puluh empat persen.

 

"Ketika sebuah kendaraan energi baru telah menjadi model dengan penjualan tertinggi secara nasional, hal tersebut menunjukkan bahwa elektrifikasi tidak lagi menjadi solusi alternatif, tetapi mulai menjadi bagian dari arus utama mobilitas masyarakat Indonesia," ujar Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia.

 

Jika melihat perkembangan pasar sepanjang 2026, pertumbuhan kendaraan listrik tidak hanya datang dari bertambahnya produk, tetapi juga dari semakin luasnya konsumen yang mulai mempertimbangkan BEV untuk kebutuhan sehari-hari.

 

Pada semester pertama 2026, penjualan Battery Electric Vehicle (BEV) nasional telah melampaui 84 ribu unit. 

 

Angka tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama pada 2025.

 

Posisi tersebut membuat persaingan di pasar BEV semakin terbuka. BYD sendiri memiliki portofolio yang mencakup sejumlah kebutuhan, mulai dari hatchback, city car, sedan, SUV hingga MPV listrik.

 

ATTO 1 menjadi salah satu model yang memperlihatkan bagaimana kendaraan listrik mulai masuk ke segmen penggunaan harian dengan volume penjualan yang besar.

 

"Pada semester pertama 2026, penjualan BEV telah meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dan tren positif tersebut berlanjut hingga Agustus. Di tengah pertumbuhan tersebut, BYD ATTO 1 terus mendapatkan respon yang sangat baik dari konsumen," kata Luther.

 

"Kami berharap kehadiran ATTO 1 dapat terus memberikan pilihan yang semakin mudah dijangkau bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan energi baru," ucapnya menambahkan.

 

Perubahan minat konsumen ternyata tidak hanya terjadi pada mobil listrik murni. 

 

Teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) atau Dual Mode (DM) juga menunjukkan pertumbuhan signifikan.

 

Sepanjang semester pertama 2026, penjualan PHEV nasional mencapai sekitar 7.000 unit. 

 

Jumlah tersebut meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang berada di kisaran 2.000 unit.

 

Pertumbuhan tersebut menunjukkan adanya ruang bagi teknologi elektrifikasi yang menawarkan dua karakter sekaligus, yakni pengalaman berkendara menggunakan tenaga listrik untuk aktivitas harian dan fleksibilitas mesin hybrid ketika digunakan untuk perjalanan lebih jauh.

 

BYD masuk ke ceruk tersebut melalui M6 DM yang diperkenalkan pada Mei 2026. Model ini membukukan pangsa pasar sebesar empat puluh tujuh persen pada semester pertama 2026.

 

Sejak Mei hingga Agustus 2026, penjualan kumulatif M6 DM telah melampaui 4.400 unit. Model tersebut juga menjadi kendaraan dengan penjualan tertinggi di segmen DM selama tiga bulan berturut-turut, dengan pangsa pasar mencapai enam puluh sembilan persen pada periode tersebut.

 

Menariknya, pertumbuhan penjualan tersebut berjalan beriringan dengan penguatan produksi lokal BYD. 

 

ATTO 1, M6 EV dan M6 DM kini telah diproduksi di fasilitas BYD di Subang, Jawa Barat.

 

Ketiga model tersebut menawarkan karakter berbeda. ATTO 1 menyasar kebutuhan mobilitas yang lebih ringkas, sedangkan keluarga M6 memberikan pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi EV maupun DM.

Berita Terkait

Mobil Listrik Mungil Geely EX2 Dapat Bintang Lima dari Dua Lembaga Keselamatan 15 Komunitas Motor Siap Ramaikan MotoGP Mandalika 2026 Indonesia Dorong Hilirisasi dan Ketahanan Industri, 1.694 Perusahaan Ramaikan Engineering Week Penjualan Daihatsu Tumbuh 10 Persen pada Agustus 2026, Gran Max Laris Manis Mobil Mogok di Jalan Tol? Begini Cara Membaca Patok KM agar Petugas Cepat Menemukan Lokasi Penjualan Mazda di Makassar Masih di Bawah 5 Persen, 3 Model Baru Jadi Senjata Gaet Konsumen Mobil Listrik NMC Bakal Dapat Insentif, Indonesia Kejar Nilai Tambah dari Nikel Penjualan Daihatsu Tembus 84.959 Unit hingga Juli 2026, Gran Max Jadi Andalan
Berita ini 8 kali dibaca