Otomotifmedia.com - Insiden kebakaran mobil listrik kembali jadi sorotan publik, kali ini melibatkan Hyundai Kona Electric di Gresik, Jawa Timur.
Peristiwa yang terjadi di Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kebomas, pada 22 April 2026 itu memicu kekhawatiran soal keamanan baterai kendaraan listrik di kondisi ekstrem.
Menurut keterangan pengemudi, Alex, kejadian bermula saat indikator baterai lemah muncul di dashboard.
Tak lama berselang, peringatan overheat menyusul, hingga akhirnya muncul percikan api yang dengan cepat membesar.
Upaya pemadaman menggunakan APAR sempat dilakukan, namun api terus membesar hingga akhirnya kendaraan hangus terbakar.
Petugas pemadam kebakaran Gresik berhasil menjinakkan api dalam waktu sekitar 40 menit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kondisi mobil dilaporkan rusak total.
Menanggapi insiden tersebut, Hyundai Motors Indonesia langsung angkat bicara.
Chief Operating Officer HMID, Fransiscus Soerjopranoto, menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi menyeluruh terkait penyebab kebakaran.
"Prioritas kami saat ini adalah berkoordinasi dengan dealer untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan konsumen yang utama," kata Fransiscus kepada Otomotifmedia, Selasa, 28 April 2026.
Ia juga menegaskan komitmen perusahaan untuk mendampingi konsumen terdampak selama proses penanganan berlangsung.
"Kami berkomitmen penuh untuk mendampingi konsumen terdampak dan akan terus memberikan informasi perkembangan secara berkala," ujarnya.







