OTOMOTIFMEDIA.COM – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Indonesia, memberikan sertifikasi kepada 34 perusahaan karoseri melalui program FUSO Karoseri Award 2026 di GIIAS 2026.
Sebagai pemimpin pasar kendaraan niaga di Indonesia, Mitsubishi Fuso menilai kolaborasi dengan industri karoseri memiliki peran penting dalam menghasilkan kendaraan yang aman, andal, dan sesuai kebutuhan berbagai sektor usaha seperti logistik, distribusi, konstruksi, hingga industri lainnya.
Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Yosuke Odake, mengatakan sinergi antara Mitsubishi Fuso dan perusahaan karoseri menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan solusi transportasi yang optimal bagi pelanggan.
"Kami sangat mengapresiasi keahlian dan dedikasi para mitra karoseri, serta mengucapkan selamat kepada seluruh penerima sertifikasi. Dedikasi terhadap kualitas, keselamatan, dan kepatuhan standar ini merupakan tolak ukur penting bagi industri otomotif nasional," katanya.
Hanya 34 dari 40 Karoseri yang Lolos Sertifikasi
Sebelum menerima penghargaan, sebanyak 40 perusahaan karoseri mengikuti proses sertifikasi yang dilakukan Mitsubishi Fuso.
Penilaian dilakukan secara menyeluruh, meliputi fasilitas produksi, sistem pengendalian kualitas, proses manufaktur, hingga kelengkapan dokumen teknis sesuai standar yang ditetapkan Mitsubishi Fuso.
Hasilnya, hanya 34 perusahaan yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan dan berhak memperoleh sertifikasi resmi.
Sertifikat tersebut berlaku selama dua tahun sebagai bukti bahwa perusahaan telah memenuhi standar kualitas dan keselamatan yang ditetapkan Mitsubishi Fuso.
Program sertifikasi ini tidak hanya berfokus pada proses penilaian.
Mitsubishi Fuso juga mengajak seluruh peserta melakukan Factory Tour ke fasilitas produksi PT Krama Yudha Ratu Motor di Pulogadung, Jakarta Timur.
Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai proses manufaktur kendaraan niaga Mitsubishi Fuso, sistem pengendalian kualitas, hingga standar keselamatan yang diterapkan di lini produksi.
Selain itu, peserta juga mengikuti sesi pembekalan mengenai perkembangan regulasi kendaraan niaga, standar teknis pembangunan karoseri, serta pentingnya kolaborasi antara produsen chassis dan perusahaan karoseri dalam menghasilkan kendaraan yang aman dan sesuai kebutuhan operasional pelanggan.
Menurut David Jethrokusumo dari PT Adiputro Wirasejati, program sertifikasi tersebut menjadi langkah yang telah lama dinantikan industri karoseri.
"Kalau certification untuk body builder ini memang dari dulu kita dambakan. Jadi, supaya setiap proses itu apakah sudah sesuai dengan standar dari Mitsubishi Fuso. Karena itu penting. Selama ini kan belum pernah. Nah, saya cukup grateful ini sudah ada, jadi kita pun lebih percaya diri karena di-certified dari Mitsubishi Fuso," ujar David.
Melalui FUSO Karoseri Award 2026, Mitsubishi Fuso ingin membangun ekosistem kendaraan niaga yang lebih profesional, aman, dan berkelanjutan.
Bagi perusahaan, kualitas kendaraan niaga tidak hanya ditentukan oleh chassis yang diproduksi, tetapi juga bagaimana proses pembangunan karoseri dilakukan sesuai standar teknis yang tepat.







