OTOMOTIFMEDIA.COM – Dominasi merek lokal di pasar otomotif Korea Selatan mulai mendapat gangguan serius.
Tesla Model Y berhasil menjadi mobil baru terlaris di Korea Selatan pada Juli 2026, mengalahkan Hyundai Grandeur yang selama ini menjadi salah satu model favorit konsumen Negeri Ginseng.
Pencapaian tersebut terbilang mengejutkan. Pasalnya, Korea Selatan dikenal sebagai pasar yang sangat kuat bagi merek domestik seperti Hyundai dan Kia.
Namun, Tesla justru mampu menempatkan Model Y di posisi teratas ketika penjualan mobil baru Juli 2026 dihitung secara keseluruhan.
Melansir laman Carscoops, berdasarkan data penjualan Juli, Tesla membukukan 10.237 unit kendaraan di Korea Selatan.
Angka tersebut setara 33,1 persen dari total pasar mobil impor di negara tersebut.
Di antara seluruh model yang dijual, Tesla Model Y menjadi kontributor terbesar dengan 8.705 unit.
Sementara itu, Hyundai Grandeur berada di belakangnya dengan penjualan 8.532 unit.
Performa Model Y menjadi faktor utama di balik lonjakan Tesla di Korea Selatan.
Dari 8.705 unit yang terjual pada Juli, sebanyak 6.612 unit merupakan Model Y Premium, sedangkan 2.092 unit lainnya adalah Model Y Premium Long Range.
Dengan pencapaian tersebut, Tesla tidak hanya menjadi merek impor terlaris, tetapi Model Y berhasil melewati berbagai produk Hyundai dan Kia yang selama ini mendominasi pasar domestik.
Menariknya, keberhasilan Tesla bukan fenomena sesaat. Sepanjang tujuh bulan pertama 2026, Tesla telah membukukan penjualan 66.376 unit di Korea Selatan.
Angka tersebut melonjak 149,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Model Y menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi 52.064 unit, sedangkan Model 3 mencatatkan 10.392 unit.
Jika dibandingkan dengan kompetitor impor, jaraknya juga cukup lebar. BMW Seri 5 yang menjadi mobil impor terlaris kedua sepanjang Januari-Juli 2026 mencatatkan penjualan 13.756 unit.
Artinya, Model Y sendiri sudah terjual hampir empat kali lipat dibandingkan BMW Seri 5 dalam periode tersebut.
Keberhasilan Tesla menjadi sinyal menarik bagi industri otomotif Korea Selatan.
Selama bertahun-tahun, konsumen lokal cenderung memberikan kepercayaan besar kepada merek domestik, terutama Hyundai dan Kia.
Namun, performa Model Y memperlihatkan bahwa loyalitas tersebut mulai memiliki celah, khususnya ketika kendaraan menawarkan kombinasi teknologi, elektrifikasi, desain, dan daya tarik merek yang kuat.
Tesla bahkan mampu mengungguli sejumlah merek premium Eropa. Pada Juli 2026, BMW mencatatkan 6.533 unit dan Mercedes-Benz sebanyak 3.959 unit.
Sementara itu, BYD yang menjadi salah satu pemain EV China hanya membukukan 2.846 unit.
Daftar Merek Mobil Impor Terlaris Korea Selatan Juli 2026
|
Merek |
Penjualan |
|
Tesla |
10.237 unit |
|
BMW |
6.533 unit |
|
Mercedes-Benz |
3.959 unit |
|
BYD |
2.846 unit |
|
Lexus |
1.474 unit |
|
Toyota |
1.340 unit |
|
Volvo |
958 unit |
|
Audi |
935 unit |
|
Porsche |
635 unit |
|
MINI |
632 unit |







