Tren SUV di Kalangan Perempuan Menguat, Rifat Sungkar Soroti Mitsubishi Destinator
Otomotifmedia.com - Popularitas SUV (Sport Utility Vehicle) di Indonesia kini tak lagi identik dengan pengemudi laki-laki. Dalam beberapa tahun terakhir, kendaraan bertipe SUV justru semakin banyak dipilih oleh perempuan.
Menurut pembalap nasional Rifat Sungkar, fenomena ini bukan sekadar tren gaya, melainkan hasil dari evolusi desain, teknologi, dan pendekatan keselamatan yang semakin relevan dengan kebutuhan perempuan.
Rifat menilai, perubahan karakter SUV modern membuat kendaraan ini jauh lebih ramah dikendarai dibanding generasi sebelumnya.
“Indonesia itu negara dengan curah hujan tinggi, jadi mereka tuh pilih selamat. Honestly speaking itu adalah salah satu key point yang besar,” papar Rifat, dalam gelaran Indonesia's Automotive Outlook 2026, yang dihajat FORWOT beberapa waktu lalu.
Salah satu faktor utama yang membuat SUV kini lebih diterima perempuan adalah perubahan proporsi desain.
Jika SUV atau jip lama cenderung besar, panjang, dan terasa “berat” secara psikologis, SUV modern justru mengusung konsep ramping tapi tinggi.
“Sekarang posisinya tinggi, tapi semuanya jadi dekat. Steering dekat, pedal dekat, jadi secara ergonomi lebih bersahabat,” kata Rifat.
Dengan posisi duduk seperti ini, pengemudi tidak merasa mengendalikan kendaraan yang terlalu besar, meski secara visual tetap terlihat gagah.
Ia juga menyoroti pentingnya visibilitas kap mesin dan kabin depan. Bagi banyak perempuan, patokan visual ini meningkatkan rasa percaya diri saat bermanuver, terutama di lalu lintas padat.
Meski demikian, Rifat mengingatkan ada beberapa hal krusial yang perlu diperhatikan perempuan saat mengemudikan SUV. Salah satunya adalah pemilihan ban.
“Banyak orang mau ikut kegayaan. Pake SUV, tapi bannya salah,” ujarnya. Kesalahan ini kerap menimbulkan keluhan setir berat, suara berisik, hingga handling yang tidak stabil.
Selain itu, Rifat menilai perempuan umumnya memiliki sensitivitas terhadap kecepatan yang lebih rendah dibanding laki-laki.
“Kadang susah bedain 60 atau 100,” imbuhnya. Padahal, SUV memiliki bobot lebih besar sehingga jarak pengeremannya lebih panjang. Kombinasi kecepatan dan grip ban menjadi faktor keselamatan yang tidak bisa diabaikan.
Mesin Turbo Modern yang Lebih Bersahabat
Dari sisi teknis, Mitsubishi Destinator dibekali mesin turbo modern yang turut berperan besar dalam meningkatkan kenyamanan berkendara. Rifat menegaskan, turbo masa kini sudah sangat berbeda dibanding generasi lama.
“Sekarang itu bukan sekadar turbo. Efisiensinya datang dari direct injection, tenaganya dari turbo,” bebernya lagi.
Dibekali sistem direct injection, pembakaran Destinator menjadi lebih presisi dan respons mesin terasa sejak putaran rendah.
Turbo pun bekerja lebih cepat menyesuaikan beban, tanpa harus menunggu putaran mesin tinggi. “Di tanjakan, mobil tuh sudah tahu load-nya berat, jadi turbonya bisa kerja lebih awal,” sambung Rifat.
Menurutnya, karakter mesin Mitsubishi Destinator tetap mudah dikendarai dalam kondisi harian, termasuk saat membawa keluarga atau melintasi lalu lintas padat.
Lanjut, transmisi CVT juga menjadi faktor yang mendukung kenyamanan perempuan dalam mengemudikan SUV.
Rifat mengakui CVT sering dipandang sebelah mata, namun teknologi CVT saat ini sudah jauh berkembang.
“CVT sekarang itu sudah pakai kontrol elektronik. Dia tahu kapan harus nahan di tanjakan, kapan di turunan,” ujarnya.
Bagi Rifat, meningkatnya minat perempuan terhadap SUV juga dipengaruhi oleh kehadiran fitur keselamatan aktif.
Seperti di Mitsubishi Destinator yang telah dilengkapi fitur blind spot warning, drive mode, hingga traction control yang bukan sekadar fitur gaya.
Ia mencontohkan bagaimana fitur-fitur ini bisa dengan mudah dipahami bahkan oleh anak-anak jika dijelaskan dengan tepat. “Teknologi itu sebenarnya bukan buat gaya, tapi preferensi terhadap safety,” tutur Rifat.
Kesimpulan Rifat sederhana. SUV modern digemari perempuan karena tidak merepotkan.
Mulai dari posisi duduk, respons mesin, transmisi, hingga fitur keselamatan, semuanya dirancang agar mudah digunakan tanpa harus memahami teknis mendalam.
“Itu juga salah satu alasan kenapa cewek-cewek akhirnya bilang, aku pakai SUV aja deh, gampang,” ujar Rifat.
Bukan karena ingin terlihat gagah, melainkan karena SUV modern kini mampu menjawab kebutuhan mobilitas, rasa aman, dan kenyamanan secara bersamaan.
Berita ini 126 kali dibaca
Tag :
mitsubishidestinator
rifatsungkar
perempuanmitsubishidestinator
destinatordisukaiperempuan
forwot







