Otomotifmedia.com - Belakangan ini ramai di sosial media Instagram komplain yang disampaikan konsumen mobil listrik Jaecoo J5. Konsumen mengaku ditagih biaya kenaikan harga saat unit sudah diterima.
Akun Instagram, @dimas_cuanduadigit mengunggah postingan yang menjelaskan bahwa dirinya dimintai uang kenaikan harga mobil Jaecoo J5 yang dibelinya.
Dimas membeli Jaecoo J5 dengan harga Rp 299 juta, dan sudah menerima unit di tanggal 14 Maret 2026.
Namun pada April 2026, harga Jaecoo J5 ini mengalami kenaikan menjadi Rp 309 juta dan dirinya dimintai biaya dari selisih harga saat dia beli dan harga setelah kenaikan.
"Gua disuruh bayar kenaikan harganya Rp 10 juta sampe STNK gua ditahan dealer. Gua kaget kenaikan harganya juga dikenakan ke customer yang udah terima unit," katanya menjelaskan dalam unggahannya tersebut.
Dimas merasa dirugikan karena dirinya membeli unit Jaecoo J5 ini sebelum harga mengalami kenaikan di bulan April. Bahkan, ia sudah menerima unitnya sebelum bulan April.
"Gua udah bikin laporan juga dua minggu lebih, enggak ada feedback dari Jaecoo," tulisnya di unggahan tersebut.
Dari unggahan tersebut, diketahui Dimas membeli unit Jaecoo J5 ini melalui dealer Chery Trimegah Siliwangi, Bekasi, Jawa Barat.
Tak hanya kendala dalam pembelian kendaraan, Dimas juga menjelaskan soal komplainnya terhadap layanan purna jual Jaecoo. Dia mengatakan antrean servis kendaraannya di dealer mencapai tiga hari.
"Yang parahnya lagi, pas gua servis berkala, antreannya 3 hari dan pas hari H nya gua WA gak ada balesan," katanya.







