
Seharga Rp 800 Juta Ubah Toyota Rangga Jadi Motorhome, Apa Saja Isinya?
Otomotifmedia.com - Toyota Hilux Rangga disulap jadi motorhome mewah oleh karoseri Baze Luxury Bus yang bermarkas di Karanggan, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.
Unit ini mengalami transformasi total pada sektor belakang dengan penambahan kabin khusus motorhome.
Menariknya, konstruksi tersebut tidak dibuat permanen. Baze merancangnya dengan konsep knockdown, sehingga modul kabin bisa dilepas dan kendaraan dapat dikembalikan ke bentuk bak standar.
“Sebetulnya bisa dicopot. Makanya kita nggak tutup permanen. Ketika tidak perlu lagi jadi motorhome, tinggal dilepas,” ujar Iksan dari Baze Luxury Bus.
Akses dari kabin depan ke belakang dibuat tembus untuk memudahkan mobilitas tanpa harus turun dari kendaraan.
Bagian atas kabin juga dimanfaatkan sebagai ruang tidur tambahan. Meski bukan model pop-up, area tersebut cukup untuk dua orang dewasa dan dapat diakses melalui tangga lipat dari dalam kabin.
Di sisi eksterior, motorhome ini dibekali meja lipat outdoor serving table yang dapat digunakan untuk aktivitas memasak ringan.
Meja tersebut dilengkapi pengunci agar tetap stabil saat digunakan dan rapi ketika ditutup.
Di bagian atasnya terpasang awning manual dengan panjang sekitar 1,8 meter untuk perlindungan dari panas maupun hujan.
Untuk menunjang kenyamanan saat berkemah, tersedia lima jendela lengkap dengan insect net guna menjaga sirkulasi udara tanpa gangguan serangga.
Baze juga menyematkan shower outdoor yang terhubung ke tangki air bersih berkapasitas sekitar 50 hingga 80 liter. Sistemnya dilengkapi inlet tambahan untuk pengisian air dari luar.
“Biasanya kita siapkan 50–80 liter air bersih. Kalau pun terpaksa, kita siapkan inlet untuk air masuk,” imbuh Iksan.
Bagian belakang turut dilengkapi dudukan sepeda bagi pengguna yang gemar beraktivitas luar ruang.
Di atap, terpasang panel surya yang menyuplai daya ke sistem kelistrikan kabin melalui baterai dan power station yang tersimpan rapi di dalam.
Lanjut masuk ke interior, ruang kabin terasa lega dengan tinggi sekitar 180 cm. Plafon bermotif hexagonal dengan ambient light memberi sentuhan modern.
Tata letaknya dirancang untuk memaksimalkan ruang, dengan kompartemen penyimpanan di berbagai sisi.
Fasilitas di dalamnya mencakup mini pantry lengkap dengan kompor gas dan wastafel yang mendukung air panas dan dingin, kulkas dengan freezer, serta meja lipat tersembunyi yang bisa difungsikan sebagai meja makan atau meja kerja.

Sebuah televisi 22 inci terpasang di dinding dan dapat digeser untuk mengakses ruang penyimpanan di belakangnya.
Motorhome ini juga dibekali dry toilet dengan sistem ventilasi dan exhaust fan. Sofa utama dapat diubah menjadi tempat tidur melalui mekanisme elektrik (motorized).
Jika digabung dengan ruang tidur di atas, total kapasitasnya cukup untuk dua orang dewasa dan dua anak. “Kalau orang tua di atas, anak-anak di bawah cukup,” kata Iksan.
Seluruh sistem kelistrikan, mulai dari lampu kabin, pencahayaan luar, exhaust fan hingga televisi, terintegrasi dalam satu panel kontrol layar sentuh.
Adapun untuk baterai ditempatkan di bawah bangku dan mendapat suplai dari panel surya di atap.
Sektor kabin pengemudi juga mendapat sentuhan tambahan berupa head unit layar 10 inci merek Nakamichi serta dashcam depan-belakang.
Untuk membangun motorhome ini, konsumen perlu menyiapkan dana sekitar Rp 800 jutaan khusus untuk pengerjaan karoseri, di luar harga unit dasar kendaraan.
“Harganya range Rp 800 jutaan untuk karoserinya saja. Pengerjaan kurang lebih empat bulan, di luar unit,” ujar Iksan.
Berita ini 131 kali dibaca







