Meski Dibanderol Rp9,5 Miliar, Ferrari Luce Langsung Sold Out di China

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Kamis, 02 Juli 2026 16:00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meski Dibanderol Rp9,5 Miliar, Ferrari Luce Langsung Sold Out di China

OTOMOTIFMEDIA.COM - Di tengah derasnya dominasi merek lokal seperti BYD dan GAC, Ferrari justru sukses mencuri perhatian lewat sedan listrik pertamanya, Ferrari Luce, yang langsung ludes terjual saat resmi diluncurkan di Negeri Tirai Bambu.

 

Melansir laman Carnewschina, Ferrari membanderol Luce dengan harga 3,988 juta yuan atau sekitar USD 586.600 (sekitar Rp9,5 miliar). 

 

Meski menyasar segmen ultra-premium, seluruh alokasi 88 unit untuk pasar China dilaporkan telah habis dipesan.

 

Menariknya, harga Ferrari Luce di China justru sekitar 7 persen lebih murah dibandingkan harga jualnya di Eropa yang mencapai 550.000 euro atau sekitar USD 626.000 (sekitar Rp 11 miliar).

 

Berbeda dengan persepsi banyak orang, Ferrari Luce tidak diposisikan sebagai supercar listrik.

 

Pabrikan asal Italia itu mengembangkan Luce sebagai grand tourer (GT) lima penumpang, yang mengutamakan kenyamanan perjalanan jarak jauh tanpa menghilangkan karakter performa khas Ferrari.

 

Di atas kertas, spesifikasi Luce memang kalah agresif dibanding sejumlah mobil listrik performa tinggi buatan China.

 

Sebagai contoh, BYD Yangwang U9 menawarkan tenaga mencapai 1.287 hp, akselerasi 0-100 km per jam dalam 2,36 detik, serta kemampuan pengisian cepat hingga 500 kW.

 

Sementara Hyptec SSR besutan GAC bahkan mampu mencatat sprint 0-100 km per jam dalam 2,3 detik dengan harga mulai 1,286 juta yuan, atau hanya sekitar sepertiga harga Ferrari Luce.

 

Ferrari Luce sendiri dibekali motor listrik bertenaga 772 kW (1.036 hp), baterai 122 kWh, dan akselerasi 0-100 km per jam dalam 2,5 detik.

 

Meski kalah dalam beberapa aspek performa dan harga dibanding rival asal China, Ferrari diyakini tidak bermain di pasar yang sama.

 

Bagi konsumen Ferrari, faktor utama bukan sekadar angka tenaga maupun akselerasi, melainkan prestise, eksklusivitas, sejarah merek, serta pengalaman emosional yang melekat pada logo Kuda Jingkrak.

 

Media otomotif China bahkan menyebut Ferrari Luce sebagai "4 juta yuan yang berjalan di atas roda", sebuah simbol status yang secara langsung menunjukkan bahwa pemiliknya berasal dari kelompok masyarakat dengan tingkat ekonomi tertinggi.

Berita Terkait

Ferrari Luce Dicibir karena Desainnya, Ternyata Jadi Senjata Baru Hadapi Dominasi EV China Dibekali Mesin 4.778 cc EURO 4, Isuzu ELF Refrigerator Jadi Perhatian di GIICOMVEC 2026 Langsung Dikirim ke Rumah, Begini Komentar Pembeli Motor Yamaha TMAX Digelar 8 Sampai 11 April 2026, GIICOMVEC Kedatangan 3 Brand Kendaraan Niaga Baru Dibekali Mesin Smartstream Gamma II 1.5L, Intip Kecanggihan Kia New Sonet Dijual Mulai Rp 3 Jutaan, Intip Kelebihan Sepeda Listrik SUNRA Starlite dan Poppy Diva Ismayana Cedera, M Zidane Siap Gaspol di Ajang FMSCT Thailand Motocross 2026 Dilepas Mulai Rp 289 Juta, Intip Fitur Lengkap dan Teknologi Kia New Sonet
Berita ini 8 kali dibaca