Chery Berani Ganti Mobil Baru Jika Terbakar, Standar Keamanan Baterainya Diklaim 10 Kali Lebih Ketat

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Senin, 13 Juli 2026 08:08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Chery Berani Ganti Mobil Baru Jika Terbakar, Standar Keamanan Baterainya Diklaim 10 Kali Lebih Ketat

OTOMOTIFMEDIA.COM – Chery memperkuat komitmennya terhadap keselamatan kendaraan listrik dengan meluncurkan program Rhino Battery Safety Assurance. 

 

Tak hanya menghadirkan standar keamanan baterai yang diklaim hingga 10 kali lebih ketat dari regulasi terbaru di China, pabrikan asal Negeri Tirai Bambu itu juga menjanjikan penggantian kendaraan baru apabila terjadi kebakaran akibat thermal runaway yang bersumber dari baterai.

 

Program tersebut menjadi fondasi dari kebijakan perlindungan konsumen seumur hidup yang sebelumnya telah diumumkan Chery. 

 

Seluruh platform kendaraan listrik penumpang, baik model yang sudah dipasarkan maupun yang akan datang, akan mengadopsi standar keselamatan baru tersebut.

 

Melansir laman Carnewschina, strategi ini merupakan hasil investasi riset senilai 10 miliar yuan atau sekitar Rp22,1 triliun (kurs estimasi 1 yuan = Rp2.210) yang telah dikembangkan Chery selama beberapa tahun terakhir. 

 

Teknologi ini juga akan diterapkan pada model plug-in hybrid generasi terbaru seperti Fulwin A9 dan Fulwin T7.

 

Chery menyebut struktur pelindung baterainya dirancang untuk menghadapi benturan ekstrem. 

 

Rumah baterai mampu menahan benturan bawah kendaraan hingga 1.500 Joule, atau sekitar 10 kali lebih tinggi dibanding standar minimum regulasi terbaru di China.

 

Tak hanya itu, pengujian sel baterai juga dilakukan melalui simulasi ekstrem, termasuk sepuluh paku menusuk sel baterai secara bersamaan tanpa memunculkan asap maupun api.

 

Serangkaian uji lainnya meliputi penghancuran fisik, perendaman di dalam air, hingga uji penetrasi paku yang dilakukan secara berurutan tanpa memicu thermal runaway.

 

Dari sisi manufaktur, Chery menerapkan ruang produksi dengan tingkat kebersihan tinggi untuk meminimalkan risiko korsleting internal.

 

Area pelapisan sel baterai menggunakan kapsul pemurnian khusus dengan jumlah partikel debu berukuran 0,5 mikrometer dibatasi rata-rata hanya 40 partikel per meter kubik.

 

Sementara proses distribusi komponen di dalam pabrik memanfaatkan jalur magnetic levitation (maglev) sepanjang 100 meter untuk mengurangi debu akibat gesekan mekanis.

 

Bersiap Menuju Era Baterai Solid-State

 

Selain meningkatkan keamanan baterai lithium saat ini, Chery juga mempercepat pengembangan baterai solid-state.

 

Pabrikan tersebut telah mengajukan sejumlah paten untuk teknologi elektrolit berbasis sulfida yang diklaim mampu meningkatkan performa sekaligus mengurangi degradasi material.

 

Target jangka panjangnya adalah menghasilkan baterai dengan kepadatan energi hingga 600 Wh/kg, yang nantinya akan digunakan pada kendaraan produksi massal generasi berikutnya.

 

Klaim Nol Kebakaran dari 43 Ribu Kendaraan

 

Sebagai bagian dari validasi teknologi, Chery mengungkapkan telah mengoperasikan sekitar 43.000 kendaraan uji yang secara akumulatif menempuh lebih dari 1,2 miliar kilometer.

 

Dari seluruh pengujian tersebut, perusahaan mengklaim tidak ditemukan satu pun insiden kebakaran baterai yang tercatat.

 

Data tersebut menjadi dasar Chery dalam menerapkan kebijakan garansi baterai seumur hidup sekaligus program penggantian kendaraan apabila terjadi kerusakan akibat kegagalan sistem baterai.

 

Peluncuran standar keselamatan baru ini juga dilakukan di tengah perlambatan penjualan domestik Chery di China.

 

Data pasar menunjukkan penjualan ritel Chery turun dari 51.417 unit pada Juni 2025 menjadi 31.738 unit pada Mei 2026, atau merosot sekitar 34,8 persen secara tahunan. Pangsa pasar domestiknya kini berada di kisaran 2,1 persen.

Berita Terkait

10 Provinsi Beri Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026, Ini Daftar dan Rincian Insentifnya Baru Sebulan Dibuka, Pre-Book Chery Q Tembus 3.000 Unit Mobil Diam Tapi Mesin Hidup, Boros BBM atau Mitos? Ini Faktanya 109 Ribu Km Bersama Terios, Daihatsu Rayakan Kisah Setia Pelanggan di Depok Mobil Bekas Jadi Primadona, Pembiayaan BRI Finance Tumbuh Hampir 78 Persen Mobil Turbo Butuh Perawatan Khusus? Ini Fakta yang Wajib Diketahui Mobil Bekas Makin Diburu, OLXmobbi Perluas Jaringan hingga Kalimantan Mobil Listrik Makin Dilirik, Pembiayaan EV BRI Finance Tumbuh 13 Kali Lipat
Berita ini 5 kali dibaca