Banyak yang Belum Tahu, Airbag Justru Berbahaya Tanpa Seatbelt

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Selasa, 12 Mei 2026 16:34:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak yang Belum Tahu, Airbag Justru Berbahaya Tanpa Seatbelt

Otomotifmedia.com - Banyak pengemudi merasa aman saat mobil sudah dilengkapi fitur Dual SRS Airbag.

 

Padahal, perlindungan maksimal dari sistem keselamatan modern tidak hanya bergantung pada airbag, tetapi juga sabuk pengaman yang terpasang dengan benar.

 

Disitat dari laman Daihatsu Indonesia, faktanya, airbag dirancang bukan untuk menggantikan seatbelt, melainkan bekerja sebagai pelengkap untuk meminimalkan risiko cedera saat kecelakaan terjadi. 

 

Tanpa sabuk pengaman, efektivitas airbag justru bisa berkurang drastis.

 

Dual SRS Airbag sendiri merupakan sistem kantung udara ganda yang biasanya terpasang di sisi pengemudi dan penumpang depan.

 

Teknologi ini masuk dalam kategori Supplemental Restraint System (SRS) atau sistem perlindungan tambahan.


Saat terjadi benturan frontal, airbag akan mengembang dalam hitungan milidetik untuk melindungi area kepala dan dada. 

 

Namun perlindungan itu baru bekerja optimal jika posisi tubuh tetap stabil, dan tugas tersebut sepenuhnya dipegang oleh sabuk pengaman.

 

Ketika mobil mengalami tabrakan, tubuh secara alami akan terdorong ke depan akibat gaya momentum.

 

Sabuk pengaman berfungsi menahan tubuh agar tetap berada di posisi ideal sehingga airbag dapat mengembang di titik yang tepat.

 

Tanpa seatbelt, tubuh pengemudi atau penumpang bisa bergerak terlalu cepat mendekati dashboard sebelum airbag mengembang sempurna.

 

Kondisi ini justru meningkatkan risiko benturan keras dan cedera serius.

 

Masih banyak pengguna mobil yang menganggap sabuk pengaman hanya formalitas, terutama saat berkendara jarak dekat.

 

Ada pula yang merasa cukup aman hanya dengan mengandalkan fitur airbag modern.

 

Padahal, sejumlah sistem keselamatan pada mobil saat ini juga membaca status penggunaan seatbelt sebagai bagian dari perhitungan perlindungan kendaraan. 

 

Artinya, ketika sabuk pengaman tidak digunakan, sistem keselamatan tidak bekerja secara optimal sesuai desain pabrikan.

 

Kombinasi sabuk pengaman dan Dual SRS Airbag menjadi satu kesatuan sistem proteksi yang saling melengkapi.

 

Seatbelt menjaga tubuh tetap stabil saat benturan terjadi, sementara airbag membantu meredam dampak keras pada area vital.

 

Karena itu, satu bunyi “klik” dari sabuk pengaman sebenarnya menjadi langkah awal penting sebelum berkendara. 

 

Terlihat sederhana, tetapi justru menjadi salah satu faktor utama yang menentukan efektivitas sistem keselamatan mobil modern saat kondisi darurat terjadi.

 

Berita Terkait

Belum Mendulang Poin, Arai Agaska Siap Habis-habisan di World Sportbike 2026 Tanpa Harus ke Dealer, Simulasi Kredit dan Beli Motor Honda Bisa Langsung dari Ponsel Tanpa Sponsor Repsol, Honda Resmi Perkenalkan Tim MotoGP 2025
Berita ini 3 kali dibaca