OTOMOTIFMEDIA.COM – Motorhome biasanya membuat sebuah mobil kehilangan fungsi awalnya sebagai kendaraan serbaguna. Namun, konsep berbeda ditawarkan Baze Luxury di GIIAS 2026 melalui motorhome berbasis Toyota Hilux Rangga yang kabin belakangnya dapat dilepas atau knockdown.
Konsep tersebut membuat satu kendaraan bisa menjalankan dua fungsi sekaligus.
Saat membutuhkan kendaraan untuk camping atau perjalanan jarak jauh, modul motorhome dapat dipasang. Ketika kembali digunakan untuk kebutuhan pekerjaan, modul tersebut bisa dicopot sehingga Hilux Rangga kembali berfungsi sebagai pick up.
Direktur Baze Luxury, Catherine, menjelaskan konsep ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pemilik yang tidak ingin kendaraannya hanya berfungsi sebagai motorhome.
"Banyak pemilik kendaraan pada akhirnya merasa bosan apabila mobil hanya digunakan sebagai rumah berjalan. Di sisi lain, pemilik juga bisa saja ingin menjual modul motorhome tanpa harus melepas kendaraan utamanya," ujarnya.
Dengan sistem knockdown, modul motorhome dapat dipisahkan dari kendaraan sehingga Hilux Rangga tetap bisa digunakan untuk aktivitas lainnya.
Bahkan, modul tersebut juga berpotensi untuk dijual secara terpisah ketika pemilik sudah tidak membutuhkannya.
Awning Lebih dari Satu Meter
Secara tampilan, Hilux Rangga ini masih mempertahankan karakter sebuah pick up. Modul motorhome ditempatkan di bagian belakang tanpa mengubah area kabin depan.
Salah satu detail yang cukup menarik berada di sisi eksterior, yakni awning manual yang dapat dibuka ke arah samping hingga lebih dari satu meter.
Sistem tersebut dilengkapi pilar penyangga dan dapat menciptakan area tambahan di luar kabin.
Di bawah awning tersedia meja kecil yang dapat digunakan untuk menyiapkan makanan maupun aktivitas lain ketika kendaraan berhenti di lokasi camping.

Kabin Ringkas dengan Fasilitas Lengkap
Masuk ke dalam modul, Baze menghadirkan ruang tidur untuk dua orang dewasa.
Area tersebut juga memiliki skylightkecil yang dilengkapi tirai, sehingga penghuni bisa membuka akses pandangan ke atas ketika malam hari.
Bagian tengah berfungsi sebagai ruang berkumpul. Sofa di area ini dapat diubah menjadi tempat tidur dengan mekanisme otomatis melalui tombol.
Tersedia pula tangga menuju tempat tidur bagian atas yang bisa dilipat ketika tidak digunakan.
Untuk aktivitas makan, terdapat tiga meja lipat dengan mekanisme sliding. Meja tersebut bisa dibuka ketika dibutuhkan dan ditutup kembali agar ruang di dalam kabin tetap lega ketika kendaraan berjalan.
Fasilitas dapur juga dibuat cukup lengkap. Baze memasang wastafel serta kompor yang dapat ditutup sehingga permukaannya berubah menjadi meja tambahan.
Ada pula kulkas yang sekaligus berfungsi sebagai freezer, ruang penyimpanan galon air berkapasitas 15-20 liter, tempat sampah, serta dudukan tabung gas.
Seluruh perangkat kelistrikan dikendalikan melalui panel 16-port. Pengoperasiannya dapat dilakukan dari panel di dalam motorhome, panel yang berada di area depan, maupun melalui aplikasi di ponsel.
Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna mengontrol sejumlah fungsi, termasuk lampu, pompa air hingga exhaust kamar mandi.
Tak Sekadar Toilet, Ada Shower
Salah satu fasilitas yang menjadi pembeda adalah kamar mandi. Baze menggunakan konsep toilet basah yang dilengkapi shower, sehingga penghuni tidak hanya bisa menggunakan toilet tetapi juga mandi di dalam motorhome.
Toiletnya menggunakan tipe RV yang dapat diputar posisinya dan dikunci dari dalam. Dengan konfigurasi tersebut, area kamar mandi tetap bisa digunakan secara lebih fleksibel tanpa mengorbankan privasi.
Untuk hiburan, tersedia televisi berukuran 22 inci yang dapat diputar sesuai arah pandang.
Perangkat tersebut mendukung Netflix dan ditempatkan bersama ruang penyimpanan tersembunyi.
Baze juga memaksimalkan area penyimpanan melalui sejumlah kompartemen, mulai dari laci di bagian plafon, ruang untuk pakaian dan handuk, hingga penyimpanan sepatu di bagian bawah.

Baterai 1.500 Watt dan Panel Surya 500 Watt
Kebutuhan listrik motorhome ditopang dua baterai dengan kapasitas total 1.500 watt yang ditempatkan di bagian kolong kendaraan.
Posisi tersebut juga dibuat terkunci untuk meningkatkan keamanan.
Menurut Baze, ketika baterai dalam kondisi penuh dan mesin kendaraan tidak menyala, AC dapat beroperasi sekitar lima jam. Sementara ketika mesin dinyalakan, AC dapat digunakan tanpa batas waktu.
Sistem kelistrikan tersebut juga didukung panel surya berkapasitas 500 watt yang ditempatkan di sepanjang atap motorhome untuk membantu proses pengisian baterai.
Untuk kebutuhan air bersih, tersedia tangki berkapasitas 75 liter. Sistem pengisian dibuat melalui dua jalur, menggunakan selang berukuran besar dan kecil.
Sementara air limbah ditampung dalam kompartemen portabel yang dapat dilepas ketika sudah penuh.
Menariknya, Baze juga menyediakan rak sepeda di bagian belakang yang mampu membawa dua sepeda. Fitur ini menyasar pengguna yang ingin melanjutkan aktivitas bersepeda setelah tiba di lokasi tujuan.
Satu Hilux Rangga untuk Dua Kebutuhan
Konsep knockdown menjadi daya tarik utama motorhome Baze karena menawarkan fleksibilitas yang tidak dimiliki motorhome konvensional.
Pemilik tidak harus menjadikan Hilux Rangga sebagai motorhome secara permanen. Modul dapat dipasang ketika hendak melakukan perjalanan atau camping, lalu dilepas kembali ketika kendaraan dibutuhkan sebagai pick up.
Konsep tersebut sekaligus membuat investasi kendaraan lebih fleksibel karena basis Hilux Rangga tetap dapat menjalankan fungsi utamanya.
Motorhome knockdown berbasis Hilux Rangga ini dipamerkan di booth Baze Luxury, Hall 11 B16, GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang.







