Start Posisi 6, TGRI Berhasil Rebut Podium di Debut The Super Series 2026

Penulis - | Editor - Dicky Kurniawan

Rabu, 26 Agustus 2026 13:02:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Start Posisi 6, TGRI Berhasil Rebut Podium di Debut The Super Series 2026

OTOMOTIFMEDIA.COM – TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI) langsung mencetak hasil positif dalam debutnya di ajang The Super Series 2026. 

 

Mengandalkan Toyota GR Supra GT4 Evo2, duet pembalap lokal Haridarma Manoppo dan Syaukat Takuma Soejatmo berhasil merebut podium ketiga kelas GT4 Pro Am pada seri kelima di Sepang International Circuit, Malaysia, Sabtu, 22 Agustus 2026.

 

Hasil tersebut menjadi menarik karena balapan di Sepang sekaligus menjadi debut Syaukat bersama Haridarma di ajang balap GT regional. 

 

Keduanya harus membangun chemistry dalam waktu singkat, sekaligus beradaptasi dengan karakter kompetisi dan bekerja sama dengan tim engineer yang baru.

 

Meski datang tanpa target tinggi, TGRI justru langsung menunjukkan daya saing.

 

“Duet pembalap senior Haridarma dengan pembalap muda Takuma, diharapkan dapat membuka peluang untuk berprestasi dan mengangkat nama TGRI di level Asia, serta mengasah talenta pembalap di berbagai lomba dengan menggunakan GR Supra GT4 Evo2 yang tahun lalu menjadi champion di kejuaraan GT World Challenge Asia Japan Cup 2025,” kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Bansar Maduma.

 

The Super Series merupakan ajang balap touring dan Grand Touring (GT) regional Asia Tenggara yang mempertandingkan sejumlah kelas.

 

Bagi TGRI, seri Sepang menjadi tahap awal untuk mengenal lebih jauh karakter kompetisi tersebut. 

 

Tim juga memanfaatkan balapan sebagai kesempatan menyatukan chemistry Haridarma dan Syaukat serta membangun koordinasi dengan engineer.

 

Tantangan semakin menarik karena keduanya harus berbagi mobil balap selama lomba.

 

Pada seri kelima yang digelar Sabtu, balapan menggunakan format night race dengan durasi 60 menit plus satu lap. 

 

Haridarma dan Syaukat mengawali lomba dari posisi keenam. Perlahan, keduanya mampu menjaga ritme dan membawa GR Supra GT4 Evo2 hingga finis di posisi ketiga kelas GT4 Pro Am.

 

Pencapaian tersebut sekaligus memperlihatkan potensi duet pembalap Indonesia yang baru pertama kali tampil bersama di kompetisi ini.

 

Daya saing TGRI juga tidak terlepas dari mobil yang digunakan. Toyota GR Supra GT4 Evo2 merupakan mobil balap berbasis kendaraan produksi yang telah dikembangkan sesuai regulasi kelas GT4. 

 

Mobil ini mengandalkan mesin 3.000 cc enam silinder dengan sistem turbocharger yang menghasilkan tenaga hingga 430 HP dan torsi maksimum 650 Nm.

 

GR Supra GT4 Evo2 juga bukan mobil asing bagi Haridarma. Pembalap senior TGRI tersebut sebelumnya sukses menjadi juara kelas GT4 Japan Cup 2025 bersama mobil yang sama.

 

Kali ini, pengalaman Haridarma dipadukan dengan talenta Syaukat yang sebelumnya telah memiliki rekam jejak di berbagai kompetisi balap nasional.

 

Bagi TGRI, kombinasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mengembangkan pembalap lokal untuk tampil di level yang lebih tinggi.

 

Sayangnya, performa positif pada seri kelima tidak berlanjut ke seri keenam yang berlangsung Minggu, 23 Agustus.

 

Pada balapan yang digelar siang hari tersebut, perjuangan Haridarma dan Syaukat harus terhenti setelah GR Supra GT4 Evo2 mengalami pecah ban yang kemudian diikuti kendala teknis lainnya.

 

Akibatnya, TGRI tidak dapat menyelesaikan balapan dan harus menerima hasil DNF (Did Not Finish).

 

Meski demikian, pengalaman dua seri di Sepang memberikan bekal penting bagi tim, khususnya dalam memahami karakter balapan GT regional dan membangun kerja sama dua pembalap Indonesia.

 

Bagi Syaukat, kesempatan tampil di The Super Series menjadi pengalaman penting karena atmosfer kompetisinya berbeda dibandingkan balapan nasional.

 

“Atmosfer dan tantangannya tentu berbeda dengan balapan nasional, sehingga ini akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, sekaligus membawa nama Indonesia di ajang balap internasional,” ujar Pembalap TGRI Syaukat Takuma.

 

Sementara itu, TAM menilai keikutsertaan TGRI di kompetisi regional merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan tim sekaligus memberikan panggung bagi pembalap lokal.

 

“Partisipasi TGRI di event The Super Series 2026, merupakan bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan level of competitiveness di berbagai jenis kompetisi, mengharumkan nama Indonesia lewat pembalap lokal, dan menyebarkan Joy & Excitement of GR kepada semua orang,” ucap Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Hiroyuki Oide.

 

Berita Terkait

TGRI Kunci Gelar Juara Nasional Rally 2026, Sempat Kecelakaan di SS 7 Diukur Pakai Laser, Presisi di Balik Wrap Daihatsu Rocky GIIAS 2026 The Elite Showcase 2026 Resmi Digelar 9-10 Mei, 250 Mobil dan 80 Motor Siap Unjuk Gigi Dibekali Mesin 4.778 cc EURO 4, Isuzu ELF Refrigerator Jadi Perhatian di GIICOMVEC 2026 Digelar 8 Sampai 11 April 2026, GIICOMVEC Kedatangan 3 Brand Kendaraan Niaga Baru Dibekali Mesin Smartstream Gamma II 1.5L, Intip Kecanggihan Kia New Sonet Dijual Mulai Rp 3 Jutaan, Intip Kelebihan Sepeda Listrik SUNRA Starlite dan Poppy Diva Ismayana Cedera, M Zidane Siap Gaspol di Ajang FMSCT Thailand Motocross 2026
Berita ini 5 kali dibaca