Mercedes-Benz Uji 64 Teknisi, Cuma 16 yang Lolos ke Grand Final

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Sabtu, 12 September 2026 08:00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercedes-Benz Uji 64 Teknisi, Cuma 16 yang Lolos ke Grand Final

OTOMOTIFMEDIA.COM – Mercedes-Benz Indonesia menguji kemampuan 64 teknisi dari 14 dealer resmi melalui Mercedes-Benz Technician Skill Contest 2026. 

 

Dari jumlah tersebut, hanya 16 teknisi yang berhasil melaju ke babak Grand Final untuk memperebutkan posisi terbaik dalam empat kategori keahlian.

 

Kompetisi yang digelar di Inchcape Indonesia Training Center tersebut menjadi bagian dari strategi Mercedes-Benz Indonesia memperkuat layanan purna jual sekaligus menjaga standar Best Customer Experience di jaringan dealernya.

 

Ke-16 finalis sebelumnya telah melewati dua tahap seleksi secara daring. Pada babak final, mereka diuji melalui simulasi pekerjaan yang dirancang menyerupai kondisi nyata di workshop.

 

Empat kategori yang dipertandingkan meliputi Qualified Maintenance Technician, Qualified System Technician, Certified Diagnostic Technician, serta Body & Paint.

 

Mengusung tema “One Team. One Star.”, kompetisi ini juga menjadi wadah bagi teknisi Mercedes-Benz untuk menguji kemampuan sekaligus bertukar pengalaman dalam menangani berbagai persoalan teknis kendaraan.

 

“Melalui Mercedes-Benz Technician Skill Contest, kami memberikan apresiasi kepada para teknisi sekaligus mendorong mereka untuk terus meningkatkan knowledge, skills, dan profesionalisme,” ucap Mercedes-Benz dalam keterangan resminya.

 

Pada babak Grand Final, peserta tidak hanya dituntut menyelesaikan pekerjaan dalam waktu tertentu. 

 

Ketepatan diagnosis, metode pengerjaan, penggunaan peralatan, hingga penerapan prosedur keselamatan turut menjadi penilaian.

 

Setiap kategori memiliki tantangan berbeda sesuai bidang keahlian masing-masing.

 

Untuk kategori Body & Paint, misalnya, peserta harus menyelesaikan pengecatan panel pintu dalam waktu satu jam. 

 

Selain kecepatan, kualitas hasil pengecatan, pemerataan warna, dan tingkat presisi color matching menjadi bagian yang dinilai.

 

Sementara pada kategori teknisi lainnya, peserta dihadapkan pada sejumlah masalah pada sistem kendaraan.

 

Mereka harus menemukan root cause atau sumber utama permasalahan, kemudian menentukan metode penanganan yang sesuai.

 

Juri melakukan penilaian langsung terhadap proses pengerjaan, termasuk bagaimana peserta menggunakan tools, melakukan diagnosis, menjalankan metode kerja, hingga mengikuti prosedur resmi Mercedes-Benz.

 

Simulasi tersebut dirancang untuk menggambarkan tantangan yang dapat ditemui teknisi dalam pekerjaan sehari-hari.

 

Hal ini semakin penting karena perkembangan teknologi kendaraan membuat proses diagnosis dan perbaikan membutuhkan kemampuan yang semakin presisi, bukan sekadar pengalaman mekanik konvensional.

 

Setelah seluruh rangkaian pengujian selesai, Mercedes-Benz menetapkan satu pemenang pada masing-masing kategori.

 

Muhammad Ikhsan dari PT Citrakarya Pranata menjadi teknisi terbaik untuk kategori Qualified Maintenance Technician.

 

Kategori Qualified System Technician dimenangkan Hasbila Hibatul dari PT Arista Jaya Abadi.

 

Sementara Rizal Nur dari PT Suri Motor Indonesia meraih posisi terbaik pada kategori Certified Diagnostic Technician.

 

Adapun kategori Body & Paint dimenangkan Suhardi, yang juga berasal dari PT Suri Motor Indonesia.

 

Keempat pemenang mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan yang ditunjukkan sepanjang kompetisi.

 

Namun, bagi Mercedes-Benz, kontes tersebut bukan sekadar mencari teknisi terbaik. 

 

Kompetisi menjadi bagian dari proses pengembangan kemampuan teknisi secara berkelanjutan di jaringan dealer resmi.

 

Kemampuan teknisi menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga pengalaman pelanggan setelah kendaraan meninggalkan showroom.

 

Melalui Technician Skill Contest 2026, Mercedes-Benz Indonesia berupaya memastikan standar kemampuan tersebut terus berkembang di seluruh jaringan dealer.

Berita Terkait

Kebutuhan Listrik dan Data Center Meningkat, Energy Week 2026 Hadirkan 3 Sektor Strategis Kesehatan Baterai Mobil Listrik Kini Punya Standar, China Tetapkan Batas Kesalahan 5 Persen Cuma Sebentar, tapi Terasa Karakternya: Menjajal DFSK E5 Plus di GIIAS 2026 Cuma 20 Unit, Daihatsu Terios Special Edition Jadi Buruan Kolektor di GIIAS 2026 Cuma 4 Unit di Indonesia, Royal Enfield Shotgun 650 x Rough Crafts Dibuka untuk Registrasi Grand Vitara Makin Nyaman, Ventilated Seat Tetap Aktif Saat Fitur Auto-Stop Bekerja Kemenperin Bantah Isu Relokasi Pabrik Komponen Otomotif ke Vietnam, Produksi dan Ekspor Tetap Normal Kebakaran Hyundai Kona di Gresik, Begini Kronologi dan Respons Hyundai
Berita ini 3 kali dibaca