Kia Siapkan Bantuan Darurat 24 Jam, Bisa Towing hingga Antar Mobil ke SPKLU

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Senin, 24 Agustus 2026 10:10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kia Siapkan Bantuan Darurat 24 Jam, Bisa Towing hingga Antar Mobil ke SPKLU

OTOMOTIFMEDIA.COM – Kia Indonesia memperkuat layanan purna jual dengan menggandeng Atlas Indonesia untuk menghadirkan ekosistem layanan pelanggan yang lebih terintegrasi. 

 

Kolaborasi ini mencakup Emergency Roadside Assistance (ERA), Contact Center Services, Customer Relationship Management (CRM), serta platform omnichannel Omnilink.

 

Layanan tersebut ditujukan bagi pelanggan Kia yang memiliki kendaraan produksi tahun 2026. 

 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Kia meningkatkan pengalaman kepemilikan kendaraan, tidak hanya dari sisi produk tetapi juga dukungan setelah mobil berada di tangan konsumen.

 

Kerja sama tersebut menjadi semakin relevan ketika layanan purna jual dan kecepatan respons menjadi bagian penting dalam pengalaman konsumen otomotif.

 

Melalui layanan Emergency Roadside Assistance, pelanggan dapat memperoleh bantuan darurat selama 24 jam ketika mengalami kendala di perjalanan.

 

Bantuan yang tersedia mencakup towing, jumper aki, flat tire assistance, pengiriman bahan bakar, hingga pengantaran kendaraan menuju SPKLU terdekat. 

 

Layanan ini dirancang agar pelanggan mendapatkan respons yang lebih cepat dan terkoordinasi ketika menghadapi kondisi darurat.

 

Selain bantuan di jalan, Atlas juga menangani Contact Center Services sebagai pusat interaksi pelanggan Kia.

 

Layanan tersebut mencakup kebutuhan informasi, pertanyaan pelanggan hingga permintaan bantuan, dengan standar operasional yang dirancang agar interaksi dapat berlangsung secara konsisten.

 

Atlas juga membawa Omnilink, platform omnichannel yang mengintegrasikan berbagai kanal komunikasi pelanggan ke dalam satu ekosistem.

 

Dengan sistem tersebut, interaksi pelanggan dapat dikelola secara lebih terstruktur melalui berbagai kanal komunikasi digital.

 

Di sisi lain, Customer Relationship Management (CRM) digunakan untuk membantu pengelolaan data pelanggan, memantau riwayat interaksi, mencatat tiket layanan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan purna jual.

 

VP Revenue Division Atlas Indonesia, Najmuddin, menilai kerja sama dengan Kia menunjukkan semakin pentingnya kombinasi antara teknologi dan kualitas operasional dalam membangun pengalaman pelanggan.

 

Menurutnya, peran Atlas tidak berhenti sebagai penyedia layanan operasional, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi perusahaan dalam membangun hubungan dengan pelanggan.

 

"Melalui layanan Emergency Roadside Assistance, Contact Center, CRM, dan Omnilink, kami ingin membantu KIA menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih nyaman, aman, dan terhubung bagi seluruh pelanggan," kata Naimuddin.

 

Kolaborasi Kia dan Atlas memperlihatkan bahwa persaingan industri otomotif kini tidak hanya berlangsung pada produk dan teknologi kendaraan.

 

Layanan setelah pembelian juga menjadi bagian dari pengalaman konsumen. 

 

Kecepatan memperoleh bantuan ketika kendaraan bermasalah, kemudahan menghubungi brand, serta kemampuan perusahaan mengelola riwayat interaksi pelanggan menjadi aspek yang semakin penting.

 

Bagi Kia, kehadiran layanan ERA, Contact Center, CRM, dan Omnilink diharapkan dapat membuat hubungan dengan konsumen menjadi lebih terhubung dari satu titik layanan ke titik lainnya.

 

Sementara bagi Atlas, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran sebagai mitra operasional bagi perusahaan otomotif, khususnya dalam pengelolaan customer experience dan layanan purna jual.

 

Kerja sama Kia Indonesia dan Atlas Indonesia pun diharapkan menjadi langkah awal menuju pengembangan layanan pelanggan dan bantuan darurat kendaraan yang lebih terintegrasi di Indonesia.

 

Berita Terkait

Kesehatan Baterai Mobil Listrik Kini Punya Standar, China Tetapkan Batas Kesalahan 5 Persen Mobil Mogok atau Ban Bocor di Jalan? Ini Solusi Darurat yang Wajib Diketahui Pengendara Kemenperin Bantah Isu Relokasi Pabrik Komponen Otomotif ke Vietnam, Produksi dan Ekspor Tetap Normal Mobil Diam Tapi Mesin Hidup, Boros BBM atau Mitos? Ini Faktanya Mobil Bekas Jadi Primadona, Pembiayaan BRI Finance Tumbuh Hampir 78 Persen Mobil Turbo Butuh Perawatan Khusus? Ini Fakta yang Wajib Diketahui Mobil Bekas Makin Diburu, OLXmobbi Perluas Jaringan hingga Kalimantan Mobil Listrik Makin Dilirik, Pembiayaan EV BRI Finance Tumbuh 13 Kali Lipat
Berita ini 14 kali dibaca