OTOMOTIFMEDIA.COM – Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika kembali menyajikan persaingan panas dalam putaran kedua Mandalika Festival of Speed (MFOS) 2026.
Di tengah balapan yang berlangsung penuh tantangan, GR Garage Auto2000 Racing Team berhasil mengoleksi total tujuh piala dari ajang Krida Agya One Make Race (OMR) dan Kejurnas ITCR1200.
Putaran kedua yang berlangsung pada 15-16 Agustus 2026 tersebut menjadi ujian tersendiri bagi tim.
Persaingan ketat sejak sesi latihan hingga balapan membuat strategi, konsistensi pembalap, serta kemampuan tim mempertahankan performa mobil menjadi faktor penting.
Hasil positif paling banyak datang dari kategori Krida Agya OMR. Enam pembalap GR Garage Auto2000 Racing Team mampu menunjukkan performa kompetitif sepanjang dua hari balapan.
Pada race pertama, Sabtu, 15 Agustus 2026, tim langsung mengamankan empat podium.
Di kelas Seeded, Romy Tahrizi tampil sebagai pemenang, sedangkan Ferry Andrea Saputra finis di posisi kedua.
Sementara pada kelas Non-seeded, Leo Bagas Artanto mengamankan posisi kedua dan Caesar Satria Yudha melengkapi podium di posisi ketiga.
Persaingan kembali berlanjut pada race kedua, Minggu, 16 Agustus 2026. Aris Fertonny Harvenda membawa tim naik podium kedua di kelas Seeded.
Caesar Satria Yudha kembali menyumbangkan podium setelah finis di posisi kedua kelas Non-seeded.
“Dengan tetap mengamankan posisi di podium, ini menjadi buah dari kerja keras tim dalam mempersiapkan Toyota Agya serta menjaga ritme balapan hingga lap terakhir,” kata GR Garage Auto2000 Racing Team Manager Antonius Irwan.
Koleksi piala GR Garage Auto2000 Racing Team di Mandalika tidak hanya berasal dari Krida Agya OMR.
Pada kategori Kejurnas ITCR1200, Ferry Andrea Saputra kembali menunjukkan konsistensinya dengan membawa Toyota yang digunakan tim finis di posisi ketiga kelas Non-seeded.
Podium tersebut menjadi hasil penting mengingat persaingan di kelas ITCR1200 berlangsung ketat dan setiap kesalahan kecil dapat berpengaruh terhadap posisi akhir.
Antonius Irwan menilai pencapaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen tim, bukan hanya pembalap yang berada di balik kemudi.
“Kami bersyukur bisa membawa pulang podium dari dua kategori. Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan performa pada seri berikutnya,” ujar pria yang karib disapa Irwan.
Performa GR Garage Auto2000 Racing Team di Mandalika memperlihatkan bahwa hasil balapan tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat mobil melaju.
Persiapan teknis yang dilakukan teknisi GR Garage, strategi yang diterapkan sepanjang balapan, serta kemampuan pembalap membaca perubahan situasi di lintasan menjadi bagian penting dalam menjaga peluang meraih podium.
Kondisi balapan yang penuh tantangan juga membuat konsistensi menjadi faktor krusial.
Tim harus mampu menjaga performa mobil sekaligus memastikan pembalap tetap fokus hingga lap terakhir.
Setelah putaran kedua selesai, tim kini akan melakukan evaluasi menyeluruh sebagai persiapan menghadapi seri berikutnya.
Dengan masih menyisakan dua seri, target GR Garage Auto2000 Racing Team bukan hanya mempertahankan performa, tetapi juga meningkatkan peluang untuk meraih hasil yang lebih tinggi.
“Hasil positif ini tentu tidak membuat kami puas, tapi tetap teru berusaha memberikan yang terbaik. Dengan masih ada dua seri tersisa, tim optimistis dapat terus menjaga konsistensi performa sekaligus menghadirkan persaingan menarik bagi pecinta motorsport nasional,” ujar Chief Marketing Auto2000 Yagimin.







