Otomotifmedia.com - Karoseri DSP Styling mulai membuka proses pengembangan Toyota Rangga Mobil Toko (Moko), sebuah pembaruan dari versi sebelumnya yang dirancang untuk kebutuhan mobil usaha bergerak (mobile shop).
DSP secara terbuka mengungkap tahapan produksi, mulai dari struktur bodi hingga persiapan pengecatan.
Menurut Martin, selaku Product Planning and Inventory Control DSP Styling, Rangga Moko dapat dikatakan sebagai model “facelift” dari versi pertama.
Saat ini, unit tersebut sudah memasuki tahap persiapan painting. Seluruh permukaan bodi telah melalui proses epoxy dan dempul.
Serta seluruh panel pintu kiri, kanan, belakang, hingga atap sudah dalam kondisi ter-setting sebelum pengecatan akhir dilakukan.
Perubahan paling mencolok terlihat pada struktur bodi. DSP Styling tidak lagi menggunakan panel bawaan Toyota Rangga pada bagian box belakang.
“Sekarang kita sudah nggak pakai bodi orinya Rangga lagi. Jadi full fiber sampai ke bawah, dari atas, sekeliling semua full fiber,” jelas Martin.
Satu-satunya bagian yang masih mempertahankan komponen asli kendaraan adalah lantai.
“Lantainya tetap menggunakan ori bawahan dari unit, tapi sisanya kita build dari nol dari fiber,” tambahnya.
Ukuran bukaan pintu juga dibuat jauh lebih besar dibanding versi sebelumnya. Jika pada versi 1 jendela hanya terbuka sebagian, kini bukaan kaca hampir mencapai lantai.
Hal ini berdampak langsung pada kenyamanan saat berjualan, terutama untuk mobil usaha makanan dan minuman.
DSP juga melakukan peningkatan material pada bagian jendela. Jika sebelumnya menggunakan akrilik, Rangga Moko versi anyar ini akan memakai kaca.
“Karena bukaannya besar, jadi kita rencananya pakai kaca sekarang. Ini penyempurnaan lagi,” kata Martin.
Konsekuensinya, bobot pintu menjadi lebih berat. Untuk itu, sistem penopang juga ikut disesuaikan. DSP menggunakan gas spring berdaya 750 Nm dengan panjang 60 cm pada pintu utama.
“Karena pintunya lebih besar dan pakai kaca, otomatis bobotnya jauh lebih berat,” imbuhnya.
Sementara untuk pintu belakang yang ukurannya lebih kecil, digunakan gas spring dengan daya lebih rendah agar tidak terjadi over spec.
“Kalau pakai yang sama, takutnya pas kebuka dia nendangnya kekencangan,” tambah Martin.
Engsel Khusus dan Akses Perawatan
Menariknya, seluruh pintu menggunakan engsel khusus yang dikembangkan sendiri oleh karoseri DSP Styling.
“Kalau di karoseri bilangnya ini engsel gelung. Ini khusus kita bikin, mulai dari dimensi, panjang, sampai kekuatannya,” ungkap Martin.
Engsel ini diklaim tidak bisa langsung diaplikasikan ke unit lain karena dirancang spesifik untuk kebutuhan Rangga Moko.
DSP juga memperhitungkan aspek perawatan jangka panjang. Pada sisi tertentu disiapkan bukaan akses yang dapat dilepas-pasang untuk menjangkau door lock jika terjadi kerusakan.
Nantinya, lubang akses maintenance akan ditutup menggunakan akrilik putih susu agar tetap rapi secara visual.
Ventilasi Atap dan Sistem Pengunci Baru
Rangga Moko versi anyar tetap dilengkapi bukaan atap (roof opening) untuk mendukung sirkulasi udara. Selain itu, sistem penguncian atap kini tidak lagi menggunakan model kunci putar.
“Sekarang kita pakai sistem kait semacam toggle, tapi kita cari yang bentuknya nggak kelihatan murahan dan kekuatannya juga bagus,” urai Martin.
Menurutnya, kekuatan sistem pengunci menjadi krusial karena berhubungan langsung dengan pencegahan kebocoran air.
“DSP mendesain sesuatu mempertimbangkan fungsi dan desainnya. Secara visual enak dilihat, tapi secara fungsi juga harus jalan,” katanya.
Fleksibel untuk F&B hingga Retail
Dari sisi interior, DSP menawarkan konsep yang sangat fleksibel sesuai kebutuhan usaha. Untuk sektor food and beverage (F&B).
Layout umum menggunakan meja kiri-kanan atau model letter L, lengkap dengan area serving, dapur, wastafel, hingga penyediaan listrik untuk mesin kopi.
“Kalau butuh listrik, kita tambahin. Kurang daya bisa pakai genset. Kita juga bikinin power outlet di luar dan sudah waterproof untuk outdoor,” terang Martin.
Penerangan interior disiapkan menggunakan lampu LED dan neon, dengan opsi tambahan downlight sesuai permintaan konsumen.
Semua posisi lampu bisa disesuaikan sejak awal agar hasil akhir tetap rapi.
Selain F&B, konsep ini juga bisa diterapkan untuk usaha lain seperti sepatu atau retail ringan, dengan penyesuaian rak dan penyimpanan.
Legalitas Dijamin Aman
DSP Styling menegaskan bahwa seluruh modifikasi tetap mengedepankan aspek legalitas.
“Untuk berubah bentuk dan suratnya tetap kita bantu. Jadi teman-teman nggak usah takut STNK nggak keluar atau ditilang di jalan,” rinci Martin.
DSP akan mengurus dokumen perubahan bentuk kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga unit tetap sah digunakan di jalan umum.
Toyota Rangga Moko diposisikan sebagai solusi alternatif bagi pelaku usaha yang ingin menghindari biaya sewa ruko yang semakin mahal, tanpa mengorbankan fungsi dan tampilan.
Detail lebih lanjut, bisa ditonton di channel Youtube DSP Styling Works.