Otomotifmedia.com - Pasar sepeda motor nasional mulai menunjukkan tren positif pada April 2026.
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan domestik sepeda motor mencapai 520.972 unit sepanjang April 2026.
Angka tersebut naik 16,03 persen dibandingkan Maret 2026 yang tercatat sebanyak 448.974 unit.
Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa pasar roda dua nasional mulai kembali bergerak setelah sempat mengalami perlambatan pada bulan sebelumnya.
Meski demikian, jika dibandingkan Februari 2026 yang menyentuh 587.354 unit, penjualan April masih lebih rendah sekitar 11,30 persen.
Sementara dibanding Januari 2026 yang mencapai 577.763 unit, penjualan April turun sekitar 9,83 persen.
Kendati belum kembali ke level awal tahun, performa April dinilai cukup positif karena pasar berhasil rebound dan kembali menembus angka di atas 500 ribu unit.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa sepeda motor masih menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia untuk menunjang mobilitas harian.
Selain itu, meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat pasca periode Ramadan dan Lebaran juga ikut memengaruhi pertumbuhan pasar domestik pada April 2026.
Secara kumulatif, penjualan domestik sepeda motor nasional selama Januari-April 2026 sudah mencapai 2.135.063 unit.
Tidak hanya pasar dalam negeri, performa ekspor industri roda dua Indonesia juga tetap stabil.
Data AISI mencatat ekspor Completely Built Up (CBU) sepanjang April 2026 mencapai 52.411 unit.
Sementara ekspor Completely Knock Down (CKD) menyentuh 723.220 unit dan ekspor part by part mencapai 14.381.642 pieces.
Namun demikian, pasar domestik tetap menjadi tulang punggung industri sepeda motor nasional.
Besarnya angka distribusi di dalam negeri menunjukkan kebutuhan kendaraan roda dua di Indonesia masih sangat kuat.







