Gudang Motor Curian di Jaksel Digerebek, Hampir 1.500 Unit Diduga Siap Diekspor

Penulis - | Editor - Harryt Dagu

Selasa, 12 Mei 2026 09:59:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gudang Motor Curian di Jaksel Digerebek, Hampir 1.500 Unit Diduga Siap Diekspor

Otomotifmedia.com - Polda Metro Jaya membongkar sebuah gudang penampungan sepeda motor yang diduga berasal dari hasil tindak pencurian di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

 

Dari lokasi tersebut, polisi menemukan 1.494 unit sepeda motor dengan berbagai kondisi yang diduga kuat terkait jaringan penadahan skala besar.

 

Temuan ini langsung menjadi perhatian karena jumlah kendaraan yang diamankan terbilang sangat besar.

 

Polisi juga menduga sebagian motor tersebut hendak dipasarkan hingga ke luar negeri.

 

Di dalam gudang, ribuan motor tampak tersusun rapat. Kondisinya beragam, mulai dari unit yang masih terlihat baru, hingga kendaraan yang sudah kusam dan dipenuhi debu.

 

Selain motor utuh, polisi juga menemukan tumpukan onderdil dan sparepart kendaraan.

 

“Polda Metro Jaya melalui Subdit Ranmor Ditreskrimum pengungkapan kasus besar tentang dugaan tindak pidana penadahan kendaraan bermotor. Berupa pembelian, penampungan dan penguasaan kendaraan bermotor yang patut diduga kuat berdasarkan hasil kejahatan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Senin, 11 Mei 2026.

 

Sementara itu, Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannudin mengatakan dugaan kendaraan hasil tindak pidana diperkuat karena para pelaku tidak dapat menunjukkan dokumen resmi kepemilikan kendaraan.

 

“Diduga berasal dari sebuah perbuatan tindak pidana kejahatan. Tersangka tidak dapat menujukan bukti kepemilikan yang sah,” ujar Iman.

 

Polisi menduga gudang tersebut menjadi titik penampungan sebelum kendaraan dipasarkan kembali.

 

Tidak menutup kemungkinan jaringan ini melibatkan sindikat pencurian kendaraan bermotor lintas daerah.

 

Selain menjadi indikasi maraknya praktik curanmor terorganisir, kasus ini juga memperlihatkan bagaimana kendaraan hasil kejahatan dapat diputar kembali melalui jalur penadahan dalam skala besar.

 

Hingga saat ini, penyidik Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih terus melakukan pengembangan untuk memburu jaringan lain yang terlibat dalam kasus tersebut, termasuk dugaan alur distribusi kendaraan hingga ke luar negeri.

Berita Terkait

Dibekali Mesin 4.778 cc EURO 4, Isuzu ELF Refrigerator Jadi Perhatian di GIICOMVEC 2026 United Jadikan Isu Harga BBM Bisa Dongkrak Penjualan Motor dan Sepeda Listrik Digelar 8 Sampai 11 April 2026, GIICOMVEC Kedatangan 3 Brand Kendaraan Niaga Baru Dibekali Mesin Smartstream Gamma II 1.5L, Intip Kecanggihan Kia New Sonet Siap-Siap Touring Jarak Jauh di Liburan Panjang, Simak 3 Panduan Penting Ini Dijual Mulai Rp 3 Jutaan, Intip Kelebihan Sepeda Listrik SUNRA Starlite dan Poppy Diva Ismayana Cedera, M Zidane Siap Gaspol di Ajang FMSCT Thailand Motocross 2026 Dilepas Mulai Rp 289 Juta, Intip Fitur Lengkap dan Teknologi Kia New Sonet
Berita ini 71 kali dibaca